Mohon tunggu...
Emanuel Pratomo
Emanuel Pratomo Mohon Tunggu... Freelancer - .....

........

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Pizzi Gagal Meredam Racikan Tarian Tango ala Martino di Copa America Centenario 2016

7 Juni 2016   22:19 Diperbarui: 7 Juni 2016   22:24 125 1 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
(kiri-kanan) Angel Di Maria, Gerardo Martino, Juan Antonio Pizzi, Alexis Sanchez sedang menuju lapangan pertandingan (Foto:dokpri@prattemm - LiveStreaming KompasTV)

Juan Antonio Pizzi mendapatkan keberuntungan ketika didapuk melatih timnas Cile, setelah pengunduran pelatih Jorge Sampaoli seusai mengantarkan Cile menjadi kampiun Copa America 2015 . Tentu saja Pizzi yang berdarah Argentina dan pernah merumput bersama Barcelona ini, ingin mempertahankan prestasi Cile sebagai juara bertahan Copa America. Namun banyak rasa pesimis publik Cile atas torehan beberapa pertandingan ujicoba dan babak kualifikasi Piala Dunia yang buruk telah dilakoni bersama Pizzi.

Berada di Grup D Copa America Centenario 2016, Cile harus berhadapan dengan Argentina pada laga perdana fase grup. Pertandingan yang dilangsungkan Selasa pagi WIB tanggal 7 Juni 2016 di Levi's Stadium Santa Clara California ini,  merupakan ulangan final Copa America 2015. Argentina tentu ingin menuntaskan kekalahan menyakitkan pada laga final tersebut. Maka inilah kesempatan bagi pelatih Argentina Gerardo 'Tata' Martino untuk meraih poin penuh kemenangan atas Cile, yang mana kemampuan racikan ala Tango Juan Antonio Pizzi masih 'diragukan'  kapabilitasnya.

Pertandingan yang dipimpin wasit asal Uruguay Daniel Fedorczuk, berlangsung sangat sengit begitu pluit dibunyikan. Saling serang dan tentunya kontak fisik ala Amerka Latin. 

Di Maria pada menit ke 8 mendapatkan kesempatan melalui tendangan keras kaki kirinya di luar kotak penalty,  namun sayang masih menyamping di kiri gawang Bravo. Kemudian tendangan keras bek serang Rojo menit ke 16, mampu dimentahkan dengan baik oleh kiper Bravo. Di menit ke 19 Arturo Vidal harus menerima kartu kuning setelah melanggar keras dari belakang pergerakan Nicolas Gaitan. 

Peluang emas terbaik Cile di menit ke 30 gagal dimanfaatkan oleh Alexis Sanchez. Setelah menerima umpan silang, Alexis Sanchez tinggal berhadapan dengan kiper Sergio Romero. Namun sayang tendangan keras kaki kanannya masih dapat ditepis dengan brilian oleh Romero. Tak lama kemudian melalui tendangan bebas Alexis Sanchez di luar kotak penalty, masih dengan mudah ditangkap Romero.

Menit ke 42 bek Nicolas Otamendi berhasil menghalau umpan pendek Alexis Sanchez di kotak penalty Argentina, yang akan dapat berbuah gol oleh pemain Cile lainnya. Kemudian Nicolas Gaitan hampir lolos mendapatkan kesempatan menerima umpan jauh sambil berlari di menit ke 43. Namun berhasil diganggu oleh Mauricio Isla, yang berakibat kartu kuning bagi bek Cile tersebut. 

Babak pertama selesai dengan tingkat penguasaan bola Cile unggul sedikit atas Argentina. Namun efektivitas serangan yang terciptanya peluang terjadinya gol lebih banyak dilakukan pemain Argentina. 

Babak kedua baru berjalan satu menit, tendangan keras Alexis Sanchez di luar kotak penalty masih tepat mendarat dipelukkan Romero. 

Tendangan kaki kiri khas Angel Di Maria merobek jala Cile yang dikawal Raul Bravo (Screenshot Youtube/CanalFutbol)
Tendangan kaki kiri khas Angel Di Maria merobek jala Cile yang dikawal Raul Bravo (Screenshot Youtube/CanalFutbol)
Kebuntuan gol akhirnya dipecahkan oleh Di Maria di menit ke 51. Setelah menerima umpan silang, dengan gocekan khasnya kemudian di kotak penalty Di Maria menendang keras bola untuk merobek gawang Bravo. Argentina-Cile:1-0.

Untuk menjawab kebutuhan permainan bertahan dan menyerang sama baiknya bagi Cile,  di menit ke 54 Fabian Orellana masuk menggantikan Eugenio Mena. 

Tendangan keras menyusur tanah Ever Banega mengoyak jala Bravo untuk kedua kalinya (Foto: screenshot Youtube/Football Highlights)
Tendangan keras menyusur tanah Ever Banega mengoyak jala Bravo untuk kedua kalinya (Foto: screenshot Youtube/Football Highlights)
Ever Banega memperbesar keunggulan Argentina setelah mencetak gol di menit ke 59. Berawal dari umpan tengah lapangan, Banega membawa bola ke dalam kotak penalty untuk kemudian dituntaskan dengan tendangan menyusur tanah yang mengoyak kembali jala Bravo. Argentina-Cile:2-0. Akibat ketegangan dan memanasnya pertandingan, sempat terjadi cekcok mulut di pinggir lapangan antara Angel Di Maria dan Gary Medel. Berkat ketegasan wasit keduanya diberikan hadiah kartu kuning menit ke 65. Permainan daya serang Eduardo Vargas yang menurun, di menit ke 68 masuklah Mauricio Pinilla menggantikannya. Tak lama kemudian menit ke 70 giliran Marcos Rojo diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran .

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan