Mohon tunggu...
PRATIKA AGUSTINAWULANDARI
PRATIKA AGUSTINAWULANDARI Mohon Tunggu... Guru - Guru

Saya seorang guru mata pelajaran Bahasa Jawa di salah satu sekolah favorit di Kabupaten Tuban yaitu di SMKN Tambakboyo

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Media Aplikasi Hanacaraka Dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Aksara Jawa

9 Desember 2022   05:19 Diperbarui: 9 Desember 2022   05:20 296
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

MEDIA APLIKASI HANACARAKA DAPAT MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA

 

Pratika Agustina Wulandari, S.Pd

Guru Bahasa Jawa SMKN Tambakboyo Tuban

pratikawulandari481@guru.smk.belajar.id

 

            Untuk meningkatkan mutu Pendidikan dibutuhkan pola piker yang digunakan sebagai dasar melaksanakan Pendidikan. Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan tentang tujuan isi, dan bahan pembelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan Pendidikan tertentu. Selain kurikulum nasional, ada juga kurikulum lokal yang mengatur tentang pembelajaran pelajaran tertentu di suatu daerah. Pelajaran tersebut biasanya digolongkan menjadi pelajaran muatan lokal. Setiap daerah memiliki pelajaran muatan lokal yang berbeda-beda. Salah satu muatan lokal yang diajarkan di sekolah yaitu pelajaran Bahasa Jawa. Kurikulum K-13 menyatakan bahwa salah satu keterampilan menulis harus dikuasai oleh siswa salah satunya yaitu menulis aksara Jawa terutama aksara murdha. Hal tersebut dinyatakan dalam Kompetensi Dasar (KD) mampu menuliskan teks sastra dana non sastra menggunakan aplikasi digital aksara Jawa.

            Sumber data penelitian ini, adalah siswa kelas X RPL SMKN Tambakboyo. Siswa kelas tersebut memiliki kemampuan yang kurang dalam menulis, khususnya menulis aksara Jawa tertutama aksara mudrha. Pembelajaran menuliskan teks aksara Jawa yang mengandung aksara murdha yang dilaksanakan dan dievaluasi, hasilnya belum memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa mengenai menulis aksara Jawa yang mengandung aksara murdha. Data dari 32 siswa, hanya 11 siswa atau 34% siswa yang nilainya diatas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), yaitu nilai 75. Siswa yang lainnya jumlahnya 21 siswa atau 66 % mendapatkan nilai dibawah 75.

            Berdasarkan latar belakang penelitian, rumusan masalah penelitian ini ada 2 yaitu: (1) Bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis aksara Jawa yang mengandung aksara murdha dengan menggunakan media aplikasi Hanacaraka siswa kelas X RPL SMKN Tambakboyo? (2) Bagaimanakah peningkatan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran menulis aksara Jawa yang mengandung aksara murdha menggunakan media aplikasi Hanacaraka siswa kelas X RPL SMKN Tambakboyo?

            Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini, adalah: (1) Mengetahui peningkatan keterampilan menulis aksara Jawa yang mengandung aksara Murdha dengan menggunakan aplikasi Hanacaraka  siwa kelas X RPL SMKN Tambakboyo. (2) Mengetahui peningkatan aktifitas guru dan siswa pembelajaran menulis aksara Jawa yang mengandung aksara murdha dengan menggunakan aplikasi Hanacaraka siswa kelas X RPL SMKN Tambakboyo.

            Penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat bagi siswa, guru dan sekolah. Bagi siswa, bisa menambah kemauan siswa dalam menambah kemampuan siswa khususnya dalam menulis aksara murdha. Bagi guru, bisa memperbaiki dan meningkatkan aktivitas serta kreatifitas guru dalam pembelajaran menulis aksara murdha dan bisa menggunakan media aplikasi Hanacaraka  dalam proses pembelajaran serta bisa meningkatkan profesionalisme guru. Bagi sekolah, bisa memberikan sumbangan yang bagus, berupa proses pembelajaran yang lebih baik dalam hal menulis aksara murdha dalam proses pembelajaran Bahasa Jawa, dan meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun