Prastiwo Anggoro
Prastiwo Anggoro Karyawan swasta

SARJANA TEKNIK SIPIL

Selanjutnya

Tutup

Karir Pilihan

Pembangunan Gedung Pusat Persatuan Insinyur Indonesia Sebagai Refleksi Kemandirian Insinyur

11 September 2018   16:32 Diperbarui: 12 September 2018   11:24 423 0 0
Pembangunan Gedung Pusat Persatuan Insinyur Indonesia Sebagai Refleksi Kemandirian Insinyur
makassar.terkini.id

PII sebagai singkatan Persatuan Insinyur Indonesia, di dirikan pada tanggal 23 mei 1952 oleh Ir. Juanda Kartawidjaja (Ketua Umum PII  1952 - 1954) dan Ir. Rooseno di Fak. Teknik Universitas Indonesia Bandung (kini ITB Bandung). 

Beberapa tokoh-tokoh penting di negara ini pernah menjadi ketua umum PII,  yaitu: Ir. Aburizal Bakrie (1989-1994), Ir. Arifin Panigoro  (1994-1999), Ir Airlangga Hartarto (2006-2009), Dr. Ir Muh Said Sidu (2009-2012) dan Ir Bobby Gofur Umar MBA (2012-2015), serta tokoh-tokoh lainya yang masing-masing di-periode nya memberikan sumbangsih yang besar dalam kemajuan organisasi PII. 

Dalam perkembangannya, Sertifikat IP (Insinyur Profesional) yang di terbitkan PII telah  di akui oleh negara-negara ASEAN dan APEC, sedangkan di dalam negeri dengan akan di terbitkannya PP yang merupakan turunan dari UU no 11 tahun 2014, akan memberikan standarisasi bagi para insinyur indonesia agar profesi insinyur di lindungi dan di akui.

Memproyeksikan kebutuhan akan tenaga ahli di indonesia, dari data ILO pada tahun 2020-2030 Indonesia akan menikmati bonus demografi, akan tetapi jumlah persentase tenaga ahli "hanya" 10.7% dari total tenaga kerja. Persentase ter kecil kedua dari negara-negara di ASEAN setelah myanmar. 

Hal ini berbanding terbalik dengan data bahwa Indonesia sebagai penyedia tenaga kerja terbanyak di Asean yaitu sekitar 38.4% pekerja ASEAN adalah warga indonesia. 

Di sinilah peran PII untuk mempersiapkan tenaga-tenaga ahli di indonesia melalui kegiatan2 yang bersifat keinsinyuran sesuai dengan  pasal 1 ayat 13 UU no 11 tahun 2014, yang berbunyi "Persatuan Insinyur Indonesia, yang selanjutnya disingkat PII, adalah organisasi wadah berhimpun Insinyur yang melaksanakan penyelenggaraan Keinsinyuran di Indonesia".

Kantor lama PP PII

Di Jln Bandung Menteng No 1 Jakarta Pusat
Di Jln Bandung Menteng No 1 Jakarta Pusat
Bertempat di kantor yang lama di jalan bandung no.1 Menteng jakarta pusat, Pengurus pusat PII jalankan roda organisasi dan merupakan pusat "komando" bagi PII wilayah dan cabang untuk berkoordinasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keinsinyuran. Harus di akui, dengan keterbatasan yang ada PII telah melebarkan sayap nya  ke lebih dari 76 kabupaten kota (Data tahun 2015) dengan 21 jumlah badan kejuruan dan total anggota 28.271  (Data Juli 2018).  

Selain melaksanakan Lokakarya Sertifikasi Insinyur Professional, Pengujian Para Profesional untuk mendapatkan sertifikasi IP,  PII juga aktif mengadakan seminar-seminar ke-insinyuran yang di tujuan kepada anggota dan para profesional lainya sebagai nilai bagi CFD (continuing profesional development - PKB).

Menjadi keharusan bagi PII untuk membangun sebuah gedung baru yang mempresentasikan jati diri kemandirian PII serta menunjang kegiatan-kegiatan PII baik dalan skala nasional dan international. 

Peletakan Batu Pertama Gedung Baru PII

Kata sambutan oleh Dr. Ir. Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) | makassar.terkini.id
Kata sambutan oleh Dr. Ir. Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) | makassar.terkini.id
di kutip dari blog salah satu pengurus pusat PII (Ir. Habibie Razak, MM. IPM. Asean Eng. ACPE. – Sekretaris Divisi Gas Persatuan Insinyur Indonesia Pusat - Link di sini), pada tanggal 10 september 2018 secara simbolis acara peletakan batu pertama oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) - Dr. Ir. Basuki Hadimuljono. Acara yang di hadiri oleh seluruh Pengurus Teras PII Pusat dan tamu undangan. 

Menteri Basuki dalam sambutannya berpesan, diharapkan partisipasi kawan-kawan Insinyur berupa saweran untuk bisa membantu menyelesaikan pembangunan gedung baru ini

 Sambil bercanda Beliau menyampaikan setelah pensiun dari kementerian Beliau aktif di PII dan ketika memasuki gedung baru PII yang berlokasi di Jl. Halimun 39 Jakarta apabila kena tegur sama Satpam bisa menjawab “saya juga ada saweran lho di gedung PII ini” canda Beliau. “Sawerannya PNS kan tidak banyak yang pastinya ada” lanjut Beliau. Rencananya Gedung Baru PII Pusat ini didesain dengan 6 lantai dan dibangun oleh PT Jaya Konstruksi. “Awal tahun depan 3 lantai akan diselesaikan dan staff beserta pengurus PII Pusat sudah bisa berkantor di gedung baru ini” ucap Ir. Hermanto dalam sambutannya.

Gedung baru ini terdiri dari ruangan perkantoran untuk staff dan pengurus PII Pusat termasuk Badan Kejuruan PII sekaligus juga mengakomodir beberapa ruangan besar untuk pelatihan, lokakarya dan aktifitas keinsinyuran lainnya sehingga nantinya setiap ada kegiatan serupa semuanya bisa dilakukan di gedung baru ini tidak perlu untuk sewa lagi di hotel atau pun tempat lainnya.

Manifestasi Ke PII Wilayah dan Cabang

Banyak harapan yang muncul dengan pembangunan gedung Pusat PII dari para pengurus PII di wilayah dan cabang, salah satu nya menambah rasa optimisme akan keberadaan satu-satu nya organisasi ke insinyuran yang di akui secara sah oleh Undang-undang. Seperti yang di ketahui bersama, di banyak wilayah dan cabang, kantor perwakilan PII belum banyak yang terbentuk secara fisik. 

Walaupun demikian para pengurus tetap menjalankan roda organisasi secara mandiri dan dinamis sebagai contoh yaitu penyelenggarakan kegiatan-kegiatan keinsinyuran bagi para insinyur profesional (IP) di daerah agar informasi yang di dapat dari pusat terdistribusi secara merata kepada para IP (salah satu kegiatan di daerah - sosialisasi SK PP) dan penyelenggarakan Lokakarya sertifikasi Insinyur Profesional bagi para sarjana teknik sipil yang ingin bergabung ke dalam organisasi PII, serta kegiatan lainnya. 

Semoga momentum dari pembangunan gedung Pusat PII dapat tetap terjaga dan di harapkan memberikan kontribusi kepada peningkatan tenaga ahli  yang ada di Indonesia melalui penyelenggaran kegiatan ke-insinyuran sesuai amanat dari Undang-undang no 11 Tahun 2014 tentang keinsinyuran.

Dari kiri Ir. Robert Sianipar Sekretaris Jenderal PII Pusat - Dr. Ir. Heru Dewanto Wakil Ketua Umum PII -Dr. Ir. Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) -Ir. Qoyum Tjandranegara -Dr. Ir. Hermanto Dardak Ketua Umum PII | makassar.terkini.id
Dari kiri Ir. Robert Sianipar Sekretaris Jenderal PII Pusat - Dr. Ir. Heru Dewanto Wakil Ketua Umum PII -Dr. Ir. Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) -Ir. Qoyum Tjandranegara -Dr. Ir. Hermanto Dardak Ketua Umum PII | makassar.terkini.id