Posma Siahaan
Posma Siahaan internist

Bapaknya Matius Siahaan, Markus Siahaan dan Lukas Siahaan.

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Ada Hujan di Bulan Juni di Osaka

11 Juni 2018   05:06 Diperbarui: 11 Juni 2018   07:20 430 5 6
Ada Hujan di Bulan Juni di Osaka
Gerimis di Osaka (dok.pri)


Sehari saja kami di Malaysia karena memang hanya transit saja sebelum berangkat ke Jepang, kota Osaka. Kami menginap di sebuah "homestay" di daerah Cyberjaya dekat KLIA 2 (Kuala Lumpur International Airport 2), harganya semalam sekitar 380 ribu rupiah, tetapi lumayan karena si pemilik tidak mempermasalhkan kami tinggal berlima. Kalau hotel, maka kami harus menyewa 2 kamar.

Pesawat Air Asia dari Kuala Lumpur ke Osaka memang berangkat pukul 8 pagi waktu Malaysia, tetapi mengantisipasi kepadatan mudik lebaran dan pemeriksaan imigrasi yang biasanya agak "njlimet" kami memutuskan ke bandara pukul 4 pagi dengan memesan mobil sewa aplikasi "online".

Mudik ke Indonesia mulai dilakoni pekerja Indonesia atau warga Malaysia yang masih ada kampung di Indonesia, terlihat dengan penuhnya "Counter Check in"  menuju kota-kota di Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Dan biasanya pesawat Air Asia pagi hari harga tiketnya relatif murah. Ciri khas yang lain adalah banyaknya bawaan di troli para calon penumpang, seolah oleh-oleh buat orang sekampung.


Bandara Kansai Osaka (Dok. Pri.)
Bandara Kansai Osaka (Dok. Pri.)

Pesawat berangkat agak telat di pukul 8.30 waktu Malaysia, lalu pesawat yang memuat penumpang krang lebih 500-an orang itupun tiba di Osaka 6 jam kemudian, perjalanan 3 kali mengalami goncangan agak keras, karena situasi awan tebal sepanjang penerbangan apa yang terjadi? Ternyata wilayah kepulauan Jepang tidak seperti di Indonesia yang masih kemarau, cuacanya sering hujan dan warga kotanya membawa payung kemana-mana.

Pokemon Store (dok. Pri)
Pokemon Store (dok. Pri)

Sempat berfoto di gerai toko Pokemon dan "game" Nintendo, membeli kartu perdana Jepang supaya dapat mengaktifkan "wifi", akhirnya kami memutuskan langsung ke hotel di pukul 18 malam, naik bus Limousine. Hotel Hearton dipilih istri saya karena dekat dengan stasiun bus dan banyak lokasi wisata di sekitarnya. Sepanjang jalan terlihat genangan air dan tetesan hujan rintik-rintik masih mengenai kaca mobil menandakan baru saja terjadi hujan deras di kota ini.

Teringat puisi "Hujan di Bulan Juni" yang indah itu, ternyata di Osaka, biasa saja tuh hujan di bulan Juni. Sampai di Stasiun Bus Osaka sekitar pukul 20 waktu setempat, kami kebingungan mencari hotel yang dimaksud, untunglah penduduk sekitar sangat ramah dan menunjukkan tempatnya dengan sangat sopan, pakai bahasa Inggris lagi. Terima kasih, bu..

di luar Bandara Osaka (dokpri)
di luar Bandara Osaka (dokpri)

Karena kecapean, semalam kami memutuskan istirahat dahulu, besok pagi baru jalan-jalan ke tempat wisatanya. Tunggu kelanjutannya, ya.......

dari FB Kompal
dari FB Kompal