Mohon tunggu...
POLTAK EFRISKO BUTARBUTAR
POLTAK EFRISKO BUTARBUTAR Mohon Tunggu... Profesional Development - Sokrates - Binus Creates

Bekerja di Profesional Development - Sokrates - Binus Creates dan juga sebagai trainer dalam dunia pendidikan khususnya dalam penerapan teknologi dalam proses pembelajaran.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Jangan Menyerah

18 Mei 2020   08:30 Diperbarui: 18 Mei 2020   08:28 12 1 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Jangan Menyerah
iputan6.com/

Beberapa hari terakhir ini di media sosial bergema "Terserah anda", ini ditujukan bagi sebagian orang yang tidak taat akan aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang cenderung meremehkan akan hadirnya virus Covid 19 yang sedang mewabah di Negeri ini, entah apa alasan mereka untuk melakukan hal tersebut. 

Mungkin mereka merasa memiliki imun tubuh yang kuat sehingga virus tidak mampu menyerang mereka, merasa memiliki ilmu kekebalan yang tidak dimiliki semua orang, kepercayaan diri yang sangat tinggi sehingga mampu mengalahkan logika berpikir secara ilmiah sehingga tidak percaya jika covid 19 itu tidak ada ataupun mereka terpengaruh dengan yang mereka saksikan di beberapa Negara yang melawan adanya pembatasan sosial masyarakat karena merasa Negara telah mencampuri hak asasi mereka sebagai seorang manusia.

Sejak diberlakukannya PSBB memang banyak sekali terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat seperti tidak mengenakan masker, tidak cuci tangan, tidak melakukan social distancing, dan lain sebagainya. 

Kita harus menyadari sepenuhnya bahwa dalam mengendalikan virus 19 ini sebenarnya yang paling diperlukan adalah kesadaran masing-masing individu dalam melakukan aturan-aturan yang dilakukan oleh Pemerintah, karena tidak mungkin petugas-petugas yang dilibatkan dalam menangani Covid 19 ini mengendalalikan setiap individu di negeri ini untuk taat akan aturan, dan oleh karena itu pula sangat diharapkan peran serta masyarakat untuk saling mengingatkan akan aturan-aturan tersebut sehingga dengan kemampuan yang dimiliki minimal di orang-orang sekitar kita atau jika dia memiliki media sosial dengan followers yang banyak bisa dilakukan melalui media sosialnya bukan malah melakukan hal yang sebaliknya.

Secara tidak langsung kehadiran Covid 19 telah mengajarkan masyarakat di negeri ini untuk taat akan aturan karena selama ini kita harus akui jika masyarakat negeri ini adalah masyarakat yang sangat sulit untuk mentaati sebuah aturan. 

Contohnya saja, membuang sampah pada tempatnya. Aturan yang sangat mudah dilakukan tapi sangat sulit dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. 

Jangankan masyarakat kelas bawah, orang yang menggunakan kendaraan mewah sekalipun sering membuang sampah dari jendela mobilnya. Hal ini tentunya sangat miris sekali mengingat negeri ini akan memasuki usia 75 tahun tetapi untuk masalah kecil saja sangat sulit dilakukan. 

Hal inilah yang sering didengungkan oleh para ahli pendidikan yang menyatakan kalau untuk melihat pendidikan di Indonesia ini berhasil caranya sangat mudah. 

Lihat saja apakah masih ada anggota masyarakat yang masih membuang sampah secara sembarangan? Selama masih ada orang yang membuang sampah sembarangan maka pendidikan di negeri ini belum berhasil.

Melihat kondisi masyarakat kita saat ini, penulis ingin mengajak semua masyarakat Indonesia untuk tidak menyerah dengan kondisi kita saat ini. Kita harus ingat jika kita mentaati aturan itu bukan untuk kita sendiri tetapi untuk orang yang ada di sekitar kita dan jangan menyerah untuk memberikan contoh, mengingatkan orang di sekitar kita dan tentunya mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. 

Kita sudah sepatutnya malu kepada negara-negara asia tenggara yang lain dimana dalam waktu yang relatif sama tetapi mampu menangani wabah virus Covid 19, itu tidak mampu mereka lakukan tanpa ada kesadaran dari masing-masing Individu masyarakatnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x