Mohon tunggu...
alwindo Colling
alwindo Colling Mohon Tunggu... Mahasiswa

Sindiran yang elegan adalah sindiran yang dituangkan dalam bentuk tulisan***

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Baca buku adalah keharusan

8 Agustus 2020   09:46 Diperbarui: 9 Agustus 2020   19:48 123 2 0 Mohon Tunggu...

Buku adalah jendela dunia, Membaca buku adalah  kegiatan yang menyenangkan juga mencerdaskan, Buku adalah peradaban, membaca buku adalah merawat peradaban.! para tokoh-tokoh bangsa juga mencintai kegiatan tersebut, salah satunya Bung Karno seorang  revolusioner juga sebagai presiden pertama Indonesia. 

Dalam otobiografi Bung Karno, Bung Karno Penyambung Lida Rakyat Indonesia, ditulis oleh Cindi Adams. Bahwa soekarno kecil seorang penyendiri tidak punya teman bermain dimasa kecilnya, meskipun menyendiri, waktu soekarno kecil banyak dialihkan ke hal-hal yang positif, salah satunya dengan membaca buku. Aktivitas membaca buku ini ia maksudkan untuk menghibur diri dari kekurangan finansial, tapi kemudian ia justru suka dan dikenal sebagai kutu buku.

Baca buku sangat membantu dalam merekonstruksi pola pikirnya kelak menjadi pribadi yang sangat dihormati di kancah nasional bahkan disanjung-sanjung di dunia internasional. Tidak heran Soekarno kecil dikenal sebagai pribadi yang cerdas di antara teman-temannya. Tidak diragukan lagi kegiatan membaca sangat membantu dalam hal memperkaya perbendaharaan kosakata, memperkaya literature setiap individu. 

Penulis bercerita sedikit  kisa  inspiratif dari seorang sahabat yang bernama albert. albert seorang yang pemalas belajar, satu ketika  papa tuanya memberikan nasehat, nasehat itu masih terngiang-ngiang dalam ingatan albert sampai sekarang, kalimat magic  itu dilontarkan waktu albert  masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA), kata papa tuanya dengan nada pelan tapi tegas "Tidak Ada Ilmu Yang Turun Dari Langit". Maksudnya ilmu tidak akan datang sendiri, kalau kita tidak mencarinya. Walaupun albert sudah menerima nasehat dari papa tuanya, ia tetap saja belum mampu mencerna maksud dari papa tuanya.

Setelah lulus SMA, ia bekerja di salah satu  perusahaan di jakarta pusat, yang bergerak dibidang pertambangan batu bara, sebagai penjaga keamanan (security safety consultans). selama satu tahun lebih  bekerja di sana, ketika  piket pagi  di lobby, ia membukakan pintu mobil majikannya, pemilik perusahaan batu bara yang ada di Kalimantan, albert selalu perhatikan barang bawaan sang majikan, yaitu  sepotong buku dan koran dari The Jakarta Post. 

Satu waktu albert memberanikan diri bertanya kepada majikannya, mohon maaf boss saya mau bertanya, kata majikannya mau tanya apa pak, albert melontarkan pertanyaan "kenapa boss senang dengan kegiatan membaca buku? padahal boss adalah pemilik perusahaan yang notabene punya segalanya, kata majikan si albert "membaca adalah keharusan setiap orang! " Tidak ada penjelasan lagi. ia terdiam dan majikannya pergi meninggalkannya.

Dari peristiwa itu albert mulai berkunjung ke gramedia untuk membeli buku, dengan membeli buku  albert menjadi pribadi yang gemar membaca.  ternyata kegiatan baca buku yang dilakoni dan ditekuni  berdampak baik teradap kinerjanya, membuat albert  lebih percaya diri. pokonya ada perubahan yang signifikan dalam dirinya sehingga ia berbeda dari teman kerja sesama security . 

Dengan baca buku pola pikir albet mulai berubah,  ia memilih untuk  resign dari pekerjaannya  pada Agustus 2018, dan memutuskan untuk melanjutkan study S1 Ilmu Hukum, di salah satu universitas swasta di Jakarta pusat. Rutinitas membaca buku membentuk albert menjadi pribadi yang berani, berani tampil di setiap diskusi dalam ruang kelas, juga seminar-seminar yang diadakan oleh lembaga-lembaga pendidikan. albert diperhitungkan dalam lingkup pergaulannya dan menjadi pribadi yang kutu buku. 

Dari cerita  diatas penulis maksudkan bahwa membaca buku dapat mengubah paradigma berpikir setiap orang ke hal-hal yang positif. maka dari itu Sudah seharusnya kaulah muda menjadikan baca buku sebagai suatu keharusan dalam aktivitas keseharian, juga dalam lingkup pergaulannya. 

Ayo baca buku! baca buku tidak membuat kita rugi, justru budaya baca dapat meningkatkan kapasitas diri, lebih berkualitas, apalagi kita yang berstatus sebagai pelajar juga mahasiswa, akan berdampak positif terhadap pembentukan pola pikir kita.  AYO BUMIKAN BUDAYA LITERASI!!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x