Mohon tunggu...
Pandji Kiansantang
Pandji Kiansantang Mohon Tunggu... "Bahagia Membahagiakan Sesama"

Menulis itu Membahagiakan

Selanjutnya

Tutup

Puisi

'Tuk yang Berduka...

15 Juni 2021   11:57 Diperbarui: 15 Juni 2021   12:18 33 2 0 Mohon Tunggu...

Kulihat kegetiran di pelupuk matamu... 

Kau berusaha tampak tegar di samping pusara yang tercinta... 

Sisa tangis air mata terlihat di wajahmu yang sendu... 

Tanpa suara kau merintih dalam hati sambil membelai lembut nisan yang baru dipasang... 

Di seberang, kutertegun dan tergetar menyaksikan kepiluan ini... 

Langkah terasa berat, Lidah terasa kelu, ada rasa tak berdaya untuk dapat membantumu... 

membiarkanmu termenung sendiri dalam kesedihan yang mendalam... 

Ku takkan bilang bahwa ku bisa merasakan yang kau rasakan, karena sesungguhnya ku takkan bisa. 

Menahan diri dari kehilangan yang menyayat hati.. yang menghampakan jiwa... 

Kusendiri mungkin takkan setegar itu jika mengalami apa yang kau alami... 

Terdengar lagu "A Shoulder to Cry on" di radio... 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x