Mohon tunggu...
Saepiudin Syarif
Saepiudin Syarif Mohon Tunggu... Freelancer - Scriptwriter, Content Writer

Menulis dan membaca

Selanjutnya

Tutup

Musik Pilihan

10 Lagu Metal Versi Saya

5 September 2021   08:40 Diperbarui: 5 September 2021   08:42 359 29 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
10 Lagu Metal Versi Saya
Group musik Metallica. Foto: kerrang.com

Berbicara masalah musik referensi musik saya pada awalnya terus terang dipengaruhi oleh selera musik kakak pertama saya yang beda usia sepuluh tahun. Jadi di tahun 80-an saya masih piyik mulai mendengarkan musik yang waktu itu disebut pop kreatif.

Musik dari Fariz RM, Harvey Malaiholo, Vina Panduwinata, Ahmad Albar, Nicky Astria, Madonna, Michael Jackson, Duran-Duran adalah di antara yang saya dengarkan di usia sekolah dasar. Saat itu radio yang didengarkan kakak pertama saya itu adalah Radio Prambors. Bahkan dia juga menjadi anggota klub pendengar sehingga setiap bulan ada buklet yang berisi berita kegiatan off air dan on air radio tersebut yang datang ke rumah via pos.

Memasuki usia remaja referensi musik makin berkembang. Musik Top 40 alias yang populer di radio atau televisi masih tetap menjadi santapan sebab akses pun masih terbatas pada saat itu. Belum ada internet bahkan peredaran kaset artis luar negeri secara official pun belum banyak. Sehingga radio menjadi satu-satunya akses mendengar musik penyanyi luar negeri.

Kala itu saat hak cipta belum menjadi isu penting, merekam lagu atau membeli kaset rekaman artis luar negeri yang tidak beredar di sini menjadi hal yang cukup biasa. Bahkan radio-radio pun memproduksi kumpulan lagu-lagu yang hits di radionya.

Era siaran televisi swasta di Indonesia lebih memberi kemudahan akses penikmat musik baik lokal maupun mancanegara. Acara musik dengan menampilkan video klip artis luar negeri mulai ditayangkan sehingga referensi penikmat musik tanah air makin terbuka.

Hal ini pun membawa perkembangan bagi pelaku musik tanah air. Di sini mulai mengenal membuat video klip resmi hingga menjadi industri tersendiri di mana perusahaan production house mulai bermunculan.

Ditambah lagi saat MTV masuk ke Indonesia. Generasi 90-an menjadi generasi terberkati dengan sajian musik-musik terbaik dari musisi lokal dan internasional. Referensi makin luas, akses makin mudah, kualitas sajian musik makin baik, pilihan genre pun tak kalah menarik.

Penikmat musik pop mulai membuka diri terhadap genre lain. Apalagi penikmat musik tanah air sangat welcome terhadap berbagai jenis genre. Ada saja pasar yang menerima sekecil apapun celahnya. Paparan bermacam genre ini membuat nilai tersendiri bagi industri dan perkembangan musik di tanah air.

Salah satunya adalah musik metal. Sebelumnya kita sudah akrab dengan musik rock yang keras dan menghentak. Apalagi dengan tampilan gahar nan eksentrik. Musisi rock adalah dua sisi mata uang. Dipuja oleh generasi muda tapi dicerca generasi tua.

Pelopor musik metal adalah Led Zeppelin, Black Sabbath, dan Deep Purple di era 70-an. Tapi kejayaan musik metal ada di zaman Metallica dan Megadeth di tahun 80-an, yang membuat band-band metal lain muncul dan popular seperti Iron Maiden, Nine Inch Nail dan Sepultura.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Musik Selengkapnya
Lihat Musik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan