Mohon tunggu...
Petrus Kanisius
Petrus Kanisius Mohon Tunggu... Belajar Menulis

Belajar menulis, suka membaca dan jalan-jalan ke hutan

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Artikel Utama

23 tahun, 70.000 Jam Mengikuti Orangutan

4 Maret 2016   18:07 Diperbarui: 4 Maret 2016   19:50 0 9 6 Mohon Tunggu...

[caption caption="Orangutan bernama Dewi seperti meniup terompet di Cabang Panti, TNGP saat memakan juicy bagian dari lembar pandan ini, disebut fallback foods, Termasuk epiphytes seperti pandan.   Foto dok. Yayasan Palung dan GPOCP."][/caption]Tidak kurang selama 23 tahun, para peneliti dari GPOCP telah menghabiskan lebih dari 70.000 jam untuk mengikuti, belajar dan  meneliti orangutan liar yang ada di Stasiun Riset Cabang Panti, TNGP. Hal ini tercatat dan terhitung, saat para peneliti melakukan penelitian mereka terhadap orangutan.

Selain meneliti perilaku, aktivitas dan nutrisi orangutan, beberapa di antaranya meneliti pakan (makanan) orangutan dan beberapa penelitian lainnya terkait kelempiau, kelasi. Selain itu juga  ada peneliti yang meneliti tumbuh-tumbuhan. Sebagian besar peneliti  berasal dari luar negeri seperti dari Harvard University, Boston University, Michigan University, (USA), Cambridge University (UK). Ada juga peneliti dari dalam negeri (Indonesia) termasuk asisten peneliti yang ikut membantu di Stasiun Penelitian Cabang Panti. Dari data yang ada, tercatat sebayak 91 orang dari Indonesia yang meneliti di Stasiun Penelitian Cabang Panti dan 83 orang peneliti dari luar negeri. Jika di total telah ada 174 peneliti yang meneliti di Kawasan TNGP, (data peneliti dari tahun 1986-2015, data Yayasan Palung (GPOCP) dan BTNGP).

[caption caption="Tim Laman, Cheryl Knott, Jessica Laman dan Russell saat mengamati orangutan di Gunung Palung. Foto dok. Trevor Frost"]

[/caption]

Yang menarik, beberapa peneliti seperti Timothy Gordon Laman atau lebih dikenal dengan Tim Laman, dari Harvard University (USA) melakukan penelitian dengan rentang waktu penelitian (tahun 1987-1988). Campbell Owen Webb, dari Dartmouth College (UK) melakukan penelitian (1991-sekarang), Andrew John Marshall, dari Harvard University dan Michigan University (USA) melakukan penelitian dari (tahun 1996-sekarang). Selain itu ada juga Cheryl Denise Knott, dari Boston University (USA) melakukan penelitian dari tahun (1991-sekarang). Mereka masih rutin untuk selalu berkunjung dan masih aktif meneliti di kawasan TNGP, lebih tepatnya di Stasiun Riset Cabang Panti.

Beberapa penelitian menarik mereka adalah meneliti perilaku, reproduksi dan nutrisi orangutan, seperti yang diteliti oleh Cheryl Knott. Tim Laman melakukan penelitian, pelatihan manajemen hutan; pertanian, kehutanan sebagai teknik konservasi, sedangkan Andrew John Marshall dan Campbell Owen Webb melakukan penelitian tumbuh-tumbuhan, ekologi dan perilaku orangutan.

[caption caption="Toto dan Agus, Asisten peneliti saat mengikuti, meneliti orangutan. Selama 23 tahun, peneliti dari GPOCP telah menghabiskan lebih dari 70,000 jam belajar dan orangutan liar. Foto dok. Yayasan Palung dan GPOCP."]

[/caption]

[caption caption="Sindora sp Fam Fabaceae (jenis kacang-kacangan), satu dari beberapa buah-buahan hutan yang juga menjadi makanan kesukaan orangutan. Foto dok. Mariamah Achmad-YP."]

[/caption]

Beberapa perilaku, reproduksi dan tingkat kecerdasan dari orangutan menjadi minat para peneliti. Mengingat, orangutan sebagai kera besar memiliki kemiripan 96,4 % dengan manusia. Orangutan betina juga mengalami datang bulan (menstruasi) dan mengandung 8,5 bulan- hingga ada yang 9bulan.

Hal yang menarik lainnya dari Taman Nasional Gunung Palung, karena; di kawasan ini merupakan satu-satunya kawasan hutan tropika Dipterocarpaceae (jenis kayu meranti) yang terbaik dan terluas di Kalimantan. Taman Nasional Gunung Palung memiliki 7 tipe hutan tropis dan 9 tipe habitat secara keseluruhan.

Sedangkan beberapa peneliti dari Indonesia yang melakukan penelitian sebagian besar adalah mahasiswa-mahasiswi dari berbagai universitas seperti dari Universitas Tanjungpura, Universitas Nasional, Universitas Gadjah Mada dan beberapa universitas lainnya. Selain itu, ada juga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

[caption caption="Foto bersama asisten peneliti di Camp Cabang Panti saat setelah melakukan aktivitas mengikuti orangutan. Foto dok. Mariamah Achmad-YP."]

[/caption]

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2