Mohon tunggu...
Pipi darsina Siregar
Pipi darsina Siregar Mohon Tunggu... Mahasiswi

15-03-2000

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Mari Mengenal Tujuan Pendidikan Pancasila

11 Desember 2019   12:38 Diperbarui: 11 Desember 2019   12:49 244 1 0 Mohon Tunggu...

UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional dan juga termuat dalam SK Dirjen Dikti Nomor 43/DIKTI/KEP/2006, dijelaskan bahwa tujuan materi Pancasila dalam rambu-rambu Pendidikan Kepribadian mengarahkan pada moral yang diharapkan terwujud dalam kehidupan sehari-hari, yaitu perilaku yang memancarkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa nilai nilai dasar Pancasila, rasa kebanggan dan cinta tanah air dalam menguasai, menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni dengan penuh rasa tanggung jawab dan bermoral.

Tujuan pendidikan diartikan sebagai seperangkat tindakan intelektual penuh tanggung jawab yang berorientasi pada kompetensi mahasiswa pada bidang profesi masing-masing Kompetensi lulusan pendidikan Pancasila adalah seperangkat tindakan intelektual, penuh tanggung jawab sebagai seorang warga Negara dalam memecahkan bebagai masalah dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan menerapkan pemikiran yang berlandaskan nilai- nilai Pancasila. Sifat intelektual tersebut tercermin pada kemahiran, ketepatan, dan keberhasilan bertindak, sedangkan sifat penuh tanggung jawab diperlihatkan sebagai kebenaran tindakan dilihat dari aspek iptek, etika atau pun kepatutan agama serta budaya.

Pancasila adalah lima sila yang merupakan satu kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur yang bersumber dari nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang sangat majemuk dan beragam dalam artian BHINEKA TUNGGGAL IKA Objek materi filasfat adalah mempelajari segala hakikat sesuatu baik materal konkrit dan abstrak Pancasila mempunyai beberapa tujuan sebagai berikut:

a. Pancasila sebagai Dasar Negara.
Mengandung pengertian bahwa Pancasila sebagai dasar mengatur penyelenggaraan pemerintah. Kedudukan pancasila sebagai Dasar negara mempunyai fungsi dan kedudukakn sebagai kaidah Neara yang fundamental atau mendasar, sehingga sifatnya tetap, kuat dan tidak dapat dirubah oleh siapaun termasuk oleh MMPR/DPR hasil pemilihan umum.

b. Pancasila sebagai Sumber Hukum Dasar Nasional.
Dalalm ilmu hukum istilah sumber hukum bearti sumber nilai-nilai yang menjadai penyebab timbulnya aturan hukum. Jadi dapat diartikan Pancasila sebagai Sumber Hukum Dasar Nasional, yaitu segala aturan hukum yang berlaku di negara kita tidak boleh bertentangan dan harus bersumber pada Pancasila.

c. Pancasila sebagai Pandangan hidup Bangsa Indonesia.
Mengandung majna bahwa semua katifitas kehidupan bangsa Indonesia sehari-hari harus sesuai dengan sila-siia daripada Pancasila, karena Pancasila juga merupakan krtistalisasi dari nilai- nilai yang dimiliki dan bersumber dari kehidupan bangsa Indonesia sendiri.

d.  Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia
Pada saat bangsa Indonesia bangkit untuk hdiup sendiri sebagai bangsa yang merdeka, bangsa Indonesia telah sepakat untuk menjadikan Pancasila sebagai Dasar Negara. Kesepakatan itu terwujud pada tanggal 18 Agustus 1945 dengan disahkannya Pancasila sebagai Dasar Negara oleh PPKI yang, mewakili seluruh bangsa Indonesia.

e. Pancasila sebagai Ideologi Negara.
Merupakan sebuah tujuan bersama Bangsa Indonesia yang Nasional yaitu diimplementasikan dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dalam dan spiritual berdasarkan Pancasila dalam wadah Negara Kesatuan RI yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasanan perikehidupan bangsa yang aman, tentram, tertib dan dinamis serta dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, bersalhabat, tertib dan damai.

f. Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa.
Bangsa Indonesia yang pluarilis dan wilayah Nusantara yang terdiri dari berbagai pulau-pulau, maka sangat tepat apabila Pancasila dijadikan Pemersatu Bangsa, hal ini dikarenakan Pancasila nilai-nilai dan tunun universal mempunyai memungkinkan dapat mengkoordinir semua perikehidupan yang berbhineka dan dapat diterima oleh semua pihak.

Dalam rangka untuk menghasilkan peserta didik yang menjiwai nilai pancasila peserta didik diharapkan mampu berperilaku,

(1) memiliki kemampuan untuk mengambil sikap yang bertanggung jawab sesuai dengan hati nuraninya,
(2) memiliki kemampuan untuk mengenali masalah hidup dan kesejahteraan serta cara-cara dan pemecahannya,
(3) mengenali perubahan- perubahan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni,
(4) memiliki kemampuan untuk memaknai peristiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa untuk menggalang persatuan Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x