Mohon tunggu...
Pical Gadi
Pical Gadi Mohon Tunggu... Administrasi - Karyawan Swasta

Lebih sering mengisi kanal fiksi | People Empowerment Activist | Phlegmatis-Damai| twitter: @picalg | picalg.blogspot.com | planet-fiksi.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Gerimis Manis di Hari Kamis

14 November 2021   20:41 Diperbarui: 14 November 2021   20:45 159 49 12
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Foto oleh Matthew Smith di unsplash.com

Gerimis di hari Kamis
jatuh satu-satu membasahi wajah dan alis sosok manis
yang sedang menunggu kekasih hati di depan teralis toko perlengkapan bulu tangkis.

Sesekali pikiran negatif menghampiri, tapi segera kuat-kuat ditepis.
Kekasihnya cowok berhati necis
tidak mungkin lupa atau ingkar janji.

Tapi setelah gerimis jatuh bermenit-menit lamanya, hatinya mulai meringis
apalagi tiada kabar berita penunda prasangka.

Sampai sebuah becak yang dikayuh bapak berkumis
berhenti tepat di depan toko.

Tirai becak tersingkap dan kekasih hati muncul dari situ
nampak mozaik-mozaik lelah di wajah
tapi dia tetap tersenyum manis.

"Apa yang terjadi?"

"Motor mogok karena tidak kuat melewati banjir. Tapi tiada rotan akar pun jadi, tiada motor becak pun jadi," sahut kekasih sambil memandang Pak Kumis.

Cewek manis pun larut dalam haru. "Jadi kita ke mana?" tanyanya lagi. Walaupun tidak berharap banyak di bawah cuaca yang bikin miris.

"Bagaimana kalau kita nonton di bioskop dekat sini?"
dan dibalas dengan sebuah anggukan tanda setuju.

Tidak lama kemudian becak yang dikayuh Pak Kumis pun menerobos gerimis
yang sebentar lagi menjadi hujan.

Bak bodyguard artis yang siap siaga
Pak Kumis dengan sigap mengantar pasangan muda yang sedang dimabuk asmara.

---

Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan