Ikhwan Wahyudi
Ikhwan Wahyudi karyawan swasta

membaca menambah wawasan, menulis menuangkan pemikiran, berdiskusi mengasah gagasan

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Teh Telur Minuman Pembangkit Energi dari Minang

13 Juni 2014   16:46 Diperbarui: 3 November 2015   21:48 2714 0 0
Teh Telur Minuman Pembangkit Energi dari Minang
Teh Telur (Foto Flickr)

[caption id="" align="alignnone" width="498" caption="Teh Telur (Foto Flickr)"][/caption] Jika Italia dikenal dengan minuman  capucino yang mendunia maka Ranah Minang  memiliki teh telur  sajian  khas yang tak kalah nikmat  dan memiliki banyak khasiat.

Teh Telur atau kerap disebut teh talua merupakan minuman tradisional  khas Sumatera Barat yang terbuat dari campuran gula dan  kuning telur yang telah dikocok hingga berbusa putih disiram dengan air teh kental mendidih. Agar lebih nikmat ada yang mencampurnya dengan susu kental manis, bubuk coklat dan perasan jeruk nipis.

Bagi yang belum pernah mencoba mungkin akan beranggapan minuman ini amis. Namun, begitu mencoba perpaduan rasa teh dicampur telur akan menciptakan sensasi rasa seperti minuman coklat kelas satu.

Dapat dipastikan  kekhawatiran akan rasa amis itu sirna begitu mencoba tegukan pertama, karena telah hilang oleh campuran perasan jeruk nipis.

Dalam membuat teh telur ada yang mengocok kuning telurnya menggunakan lidi yang telah diikat. Setelah dicampur gula secukupnya dalam waktu tak kurang dari 10 menit adukan tadi akan berubah warna menjadi putih dan penuh busa.

Telur yang digunakan pun variatif bisa telur ayam kampung, ayam negeri hingga telur bebek. Ada juga yang mengocok kuning telur menggunakan alat berbentuk pegas dan yang lebih praktis menggukan mixer mesin pembuat kue sehingga lebih cepat.

Setelah itu tinggal menuangkan teh kental mendidih kedalam gelas. Teh telur akan terasa nikmat diminum saat masih panas. Tampilannya berwarna coklat kemerahan  terdiri dari tiga bagian, pada bagian atas merupakan busa  putih yang terasa kesat, manis dan berbuih , ditengah  akan terasa sensasi teh kental.

Pada bagian bawah terdapat endapan sisa gula yang juga menyisakan rasa manis. Mau mencoba ? , silahkan  saja singgah ke sejumlah rumah makan hingga warung kopi yang ada di Sumatera Barat.

Akan jamak dijumpai teh telur menjadi menu rutin setiap pagi dan sore. Langsung pesan  saja kepada pelayan, dalam waktu tak lama akan dihidangkan segelas teh telur panas diatas piring kecil. Rahasia kenikmatan teh telur akan diperoleh ketika adukan kuning telur yang pas, teh kental yang nikmat serta sedikit campuran susu kental manis dan beberapa tetes perasan jeruk lemon.

Jika pembuatnya mampu memadukan komposisi masing-masing bahan dengan pas maka rasanya akan selalu terkenang di lidah. Tidak hanya dikenal enak, teh telur juga memiliki beberapa khasiat untuk kesehatan. Diantaranya membuat tubuh menjadi lebih berenergi dan bertenaga karena kandungan gula dan glukosa. Selain itu stamina dan daya tahan tubuh menjadi lebih kuat.

Gizi pun cukup baik diambil dari kuning telur yang kaya akan protein. Tidak hanya itu ada juga yang mencampurnya dengan beberapa sendok madu dan buah pinang sehingga memperkaya kandungan vitamin. Bagi sebagian warga Sumatera Barat, ada yang menjadikan teh telur sebagai menu rutin setiap pagi sebagai minuman pembangkit energi menunjang aktivitas yang akan dilakukan.

Badan terasa segar dan berenergi kata orang yang telah mencobanya. Sementara, bagi masyarakat luar Sumatera Barat yang berkunjung ke provinsi itu dipastikan belum lengkap rasanya jika tak merasakan sensasi nikmat minuman ini.  

Di kedai minuman, harga teh telur pun terbilang murah dan terjangkau . Dengan merogeh kocek sekitar Rp8.000 seseorang sudah dapat menikmati minuman itu. Tak jarang dikedai-kedai minuman, para laki laki dewasa menyediakan waktu khusus untuk menikmati minuman ini sembari duduk-duduk dikedai membahas berbagai hal.

Dengan rasa yang nikmat, harga yang tak membuat kantong bolong serta khasiat yang menjulang, amat memungkinkan dalam beberapa waktu ke depan minuman ini menjadi populer dan mendunia sebagai mana capucino dari Italia.