Mohon tunggu...
PETRUS PIT SUPARDI
PETRUS PIT SUPARDI Mohon Tunggu... Penulis - Menulis untuk Perubahan

Saya lahir di Ohe, Sikka, Flores, NTT dan besar di Merauke, Papua. Menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Merauke. Kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura. Saat ini, bergabung bersama JERAT dalam penelitian masyarakat hukum adat di kabupaten Keerom, provinsi Papua.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Hidup Benar

31 Januari 2023   05:28 Diperbarui: 31 Januari 2023   05:30 69
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Menerjang badai dan gelombag

Terombang-ambing di tengah samudra

Tak tahu akan tiba di tepian mana

Tak seorang pun tahu

Melintasi jalan, gang, lorong penuh  onak, duri, kerikil

Tubuh rapuh  sering jatuh terkapar tak berdaya

Terbenam dalam lumpur nikmat sesaat yang menggiurkan

Seks bebas, narkoba, korupsi mengusai diri

Menggadai tubuh suci dengan segala nikmat dunia

Memuaskan hawa nafsu sesaat di jalan gelap

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun