Mohon tunggu...
PETRUS PIT SUPARDI
PETRUS PIT SUPARDI Mohon Tunggu... Penulis - Menulis untuk Perubahan

Saya lahir di Ohe, Sikka, Flores, NTT dan besar di Merauke, Papua. Menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Merauke. Kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura. Saat ini, bergabung bersama JERAT dalam penelitian masyarakat hukum adat di kabupaten Keerom, provinsi Papua.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Menyambut Saudari Maut

6 Oktober 2022   04:50 Diperbarui: 6 Oktober 2022   04:56 71 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tubuh kurus tak berbalut sehelai kain

Terbaring tak berdaya di tanah berdebu

Ditemani hawa dingin dan sepi

Menanti saudari maut badani datang menjemput

Siap beralih ke negeri orang-orang hidup

Menyambut maut dengan nyanyian sukacita

Tak ada rasa gelisah dan takut

Sebab, seluruh hidup telah dipersembahkan untuk Tuhan

Mewariskan semangat hidup suci, miskin, rendah hati

Menjadi hina dina demi Tuhan yang tersalib

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan