Mohon tunggu...
PETRUS PIT SUPARDI
PETRUS PIT SUPARDI Mohon Tunggu... Penulis - Menulis untuk Perubahan

Saya lahir di Ohe, Sikka, Flores, NTT dan besar di Merauke, Papua. Menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Merauke. Kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura. Saat ini, bergabung bersama JERAT dalam penelitian masyarakat hukum adat di kabupaten Keerom, provinsi Papua.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sudah Rusak

16 September 2022   11:20 Diperbarui: 16 September 2022   11:25 113 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Beribu-ribu kilometer telah terlampau

Menoleh ke belakang hanya ada keping-keping kehancuran

Mungkinkah yang hancur itu akan utuh kembali?

Di depan sana tak seorang pun tahu

Retak meninggalkan bekas

Hancur tak akan kembali utuh

Hidup dalam bayang-bayang gelap masa silam

Sakit dan sesak menemani setiap jejak langkah

Berjuang bangkit

Merangkai kembali keping-keping yang berserakan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan