Mohon tunggu...
PETRUS PIT SUPARDI
PETRUS PIT SUPARDI Mohon Tunggu... Penulis - Menulis untuk Perubahan

Saya lahir di Ohe, Sikka, Flores, NTT dan besar di Merauke, Papua. Menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Merauke. Kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura. Saat ini, bergabung bersama JERAT dalam penelitian masyarakat hukum adat di kabupaten Keerom, provinsi Papua.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kabut Menyelimuti Hidup

28 Agustus 2022   08:07 Diperbarui: 28 Agustus 2022   08:10 100 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Melintasi malam gelap

Perasaan takut mencuat

Mengalirkan keringat walaupun dingin mengitari tubuh

Jiwa penuh gejolak

Mungkinkah menemukan damai pada jiwa yang diliputi kepalsuan?

Membersihkan diri pada pusaran lumpur selalu tak mudah

Tapi, apakah harus tetap terkapar dalam ketakberdayaan?

Di manakah akal budi dan hati nurani?

Jalan ini masih gelap

Badai tak kunjung reda

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan