Mohon tunggu...
Aam Permana S
Aam Permana S Mohon Tunggu... freelance

Menulis, jalan-jalan, merekam kejadian dan nonton sama istri. Mengalir, semuanya mengalir saja; patanjala

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Kota Ini Kembangkan Tembakau Varietas Jember Sirih

1 September 2018   11:08 Diperbarui: 1 September 2018   11:20 0 0 0 Mohon Tunggu...
Kota Ini Kembangkan Tembakau Varietas Jember Sirih
Panen perdana/ dok penulis

Tembakau varietas Jember Sirih menjadi salahsatu komoditas pertanian yang dikembangkan Pemkot Banjar, Jawa Barat, di bidang pertanian dan perkebunan. Tembakau varietas ini dipilih karena cocok dengan lahan di Kota Banjar.

"Selain cocok ditanam di Kota Banjar yang umumnya berlahan kering, juga karena tembakaunya diminati produsen tembakau di Pulau Jawa dan luar," kata Agus Kostaman, Kabid Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Banjar.

Bahwa varietas tersebut cocok di tanam di Kota Banjar bisa dilihat dari panen perdananya di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari. "Hasilnya tidak mengecewakan. Panennya bagus, dan siap dijual," ujarnya.

Tembakau yang dipanen tersebut merupakan hasil penanaman Kelompok Tani Desa Waringinsari. Mereka menanam dengan memanfaatkan lahan kering seluas 1 hektare di pinggir Sungai Citanduy sebagai lahan demplot (demonstrasi plot) yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat.

Menurut Agus,  Kota Banjar sekarang bertekad untuk menjadi kawasan agropolitan di selatan Jawa Barat. Dan penanaman tembakau khususnya varietas Jamber Sirih, diyakini bisa mendukung tekad tersebut.

Setelah melihat hasil yang cukup baik, dia mengatakan, Pemkot Banjar akan mendukung sekali setiap kegiatan petani terkait penanaman tembakau dengan memanfaatkan lahan kering, tapi cukup dekat dengan sumber air.

"Ya, pemerintah akan memberi dukungan kepada petani, karena tanaman tembakau sangat cocok dikembangkan di Kota Banjar, selain beberapa tanaman lainnya," katanya.

Dengan dimulainya penanaman tembakau varietas Jember Sirih, maka komoditas unggulan di sektor pertanian dan perkebunan di Kota Banjar bertambah.  

Sebelumnya, di kota dengan empat kecamatan ini dikembangkan tanaman kelapa genjah entog, belimbing madu, rambutan sibatilawang, jambu kristal dan pepaya.***