Mohon tunggu...
Permata Perbendaharaan
Permata Perbendaharaan Mohon Tunggu...

Halaman Lomba Kehumasan Ditjen Perbendaharaan 2015. dibangun untuk meningkatkan pengenalan masyarakat Indonesia terhadap tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Tampil Beda Bercahaya di Tanah Batak

8 Agustus 2015   17:56 Diperbarui: 8 Agustus 2015   18:00 186 1 1 Mohon Tunggu...

Oleh: Seniora Nusantara Ginting

[caption caption="KPPN Balige"][/caption]

Gedung yang berdiri di atas tanah seluas m2 tampak gagah berdiri di pinggir jalan lintas sumatera, tepatnya di daerah Tambunan Balige. Sekilas gedung tersebut tampak seperti hotel, membuat hati bertanya-tanya, gedung apakah itu?

Itulah gedung Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balige yang memang belum banyak dikenal oleh masyarakat luas walapun mempunyai peran besar dan penting dalam memajukan pembangunan bangsa Indonesia. Masyarakat lebih mengenal Kantor Pajak dan Bea Cukai dibandingkan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Begitu juga halnya dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balige yang berdiri gagah di tanah Batak tepatnya di Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara.

Gedung dengan tampilan sederhana tapi tampil elegan telah banyak memberikan sumbangsih dalam pembangunan di kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Humbang Hasundutan dan ikut berpacu dalam mendukung terwujudnya reformasi birokrasi dan transformasi kelembagaan pada Kementerian Keuangan.

Pelayanan yang transparan, gratis, cepat diikuti oleh sikap pegawai ramah, tegas tetapi tetap menjunjung rasa kekeluargaan yang tinggi khususnya dengan seluruh satuan kerja menjadi hal yang biasa kita lihat di lingkungan KPPN Balige. KPPN Balige berani menunjukkan kualitas lingkungan kerja yang seharusnya dilakukan oleh seluruh PNS khususnya di tanah Batak.

Didukung dengan sarana prasarana yang baik, seluruh petugas satuan kerja sangat merasa nyaman berada baik di luar maupun di dalam gedung KPPN Balige. Halaman luar gedung dengan taman yang tertata rapi ditumbuhi oleh berbagai macam jenis bunga tampak sedap dipandang mata. Tak terasa hati, kepala, bahkan rasa amarah, rasa sakit hati, rasa kecewa akan lenyap bila kita menikmati keindahan dan kesegaran aroma taman tersebut.

Begitu kita masuk ke ruang pelayanan, badan dan pikiran kita terasa sangat nyaman disambut oleh harum dan sejuknya ruangan ditambah merdunya suara musik yang tak henti menemani setiap saat ketika berada di ruang pelayanan KPPN Balige.

[caption caption="FO KPPN Balige"]

[/caption]Telah banyak apresiasi yang datang dari satuan kerja atas perubahan drastis dan inovatif yang telah dilakukan KPPN Balige dalam 4 tahun terakhir sejak era kepemimpinan bapak Taufiq Widyantoro pada awal tahun 2012 sampai dengan saat ini yang dipimpin oleh Bapak Abdullah Sani. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balige sebagai peserta kantor Pelayanan Publik mewakili KPPN Tipe A2 wilayah provinsi Sumatera Utara pada tahun 2014 dan tahun 2015.

Akan berbanding terbalik bila kita melakukan suatu urusan ke salah satu instansi di Toba Samosir. Apa yang kita dapat? Pelayanan yang lambat, ruangan yang panas, pegawai yang tidak ramah, mengeluarkan biaya yang tidak wajar dan masih banyak lagi. Hati kita akan terasa sangat miris, sedih dan marah melihat pemandangan yang tidak dapat kita benarkan. Mengapa pelayanan pemerintah, mengapa reformasi birokrasi pada kementerian keuangan hanya berjalan sendiri tanpa adanya sinergisitas dengan instansi pemerintah lainnya ? “Hanya bisa marah kepada angin”, begitulah kata-kata yang sering terdengar disampaikan oleh bapak Wesman Sagala selaku Kepala Subbag Umum KPPN Balige untuk meluapkan rasa amarahnya terhadap buruknya pelayanan beberapa instansi khususnya di daerah Kabupaten Toba Samosir.

Tetapi dengan berani tampil beda, seluruh usaha, kerja kerja dan kesabaran yang telah dilaksanakan oleh seluruh pegawai pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Balige akan memberi dampak positif dan dapat menjadi contoh bagaimana revolusi mental wajib hukumnya dilaksanakan oleh seluruh instansi pemerintah baik pusat maupun daerah, untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x