Humaniora

Danrem 151/Binaiya Resmi Tutup Kegiatan TMMD ke 102

8 Agustus 2018   16:58 Diperbarui: 8 Agustus 2018   17:34 246 0 0

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru secara resmi menutup Program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD)  Ke-102 Tahun 2018 di wilayah Kodim 1502/Masohi Yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola, Desa Yaputi, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (8/8).

Sebelum acara penutupan dimulai diawali  dengan tarian cakalele sebagai tari penyambutan kepada tamu undangan dilanjutkan dengan  pengukuhan  Danrem 151/Binaiya sebagai anak adat dari Desa Yaputi dan pengangkatan sebagai Kapitan. Kemudian lanjut pada acara Deklarasi Bela Negara Masyarakat wilayah Kecamatan Tehoru Kab. Malteng yang dipimpin oleh Saniri serta  diikuti oleh seluruh yang hadir di tempat tersebut.

Upacara dengan tema "Manunggal membangun karakter Generasi Milenial",  juga dihadiri Bupati Maluku Tengah serta SKPD Kab Malteng, Aster Kasdam XVI/ Pattimura,  Danbrigif 27/ Nusa Ina, Waka Polres Masohi, Dandenpom XVI-2 Masohi, Danyon  Satgas 711/Raksatama, Para Camat dan  Kepala Desa sekecamatan Tehoru, serta  warga masyarakat.

Dalam laporannya, Komandan Satgas (Dansatgas), Letkol Inf. Hari Sandi juga Dandim mengatakan ada sepuluh kegiatan fisik dan 11 kegiatan non fisik serta 4 kegiatan fisik tambahan TMMD ke-102 Kodim 1502/Masohi, dilakukan selama satu bulan, mulai 10 Juli hingga 8 Agustus 2018 di lima Desa sekecamatan Tehoru dan seluruh kegiatan terlaksana 100%.

Kepala Staf Angatan Darat Jendral TNI Mulyono dalam amanatnya yang di bacakan oleh Danrem mengatakan, Selain kemanunggalan TNI dengan Rakyat, TMMD merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta ketahanan nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial.

"Pelibatan TNI dalam program pemerintah pada dasarnya telah sesuai dengan amanat dalam UU TNI No 34 tahun 2004 khususnya tugas TNI pada OMSP adalah memberdayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan sistim pertahanan semesta dan membantu tugas pemerintah di daerah, khususnya dalam aspek pembangunan khualitasdan kesejahteraan masyarakat,"pungkas Kasad.

"Pembangunan wilayah Desa merupakan sala satu realisasi dari kebijakan nasional Nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan indonesia dari pinggiran. Lebih jauh, sala satu titik fokus dari pembangunan nasional ini berupaya untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara menyeluruh. Sala satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut adalah turut serta pada kegiatan TMMD ke 102 TA 2018 yang di selenggarakan selama 30 hari mulai tanggal 10 juli 2 s.d  Agustus 2018. Dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat,"tambahannya.

Pesan Kasad pertama, Pertahanan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI Rakyat dengan selalu hadir ditengah masyarakat dan membantu menyelesaikan masalah serta memberikan berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat. Jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Kedua, Tingkatkan semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini sebagai upaya menjaga imunitas bangsa guna menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI. Ketiga, Pelihara hasil kegiatan TMMD ke 102 ini, agar manfaatnya bisa dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Lepas acara dilanjutkan dengan  penyerahan Piagam penghargaan kepada lima Kepala Desa yang telah turut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan TMMD, penyerahan sembako kepada masyarakat yang tidak mampu sebanyak 25 paket dan penyerahan hadia bagi peserta lomba turnamen bola kaki yang ditutup dengan hiburan dan ramah tamah.