bahrul ulum
bahrul ulum Ketua LK PCNU Kab, Ketua FMPP Kab, Ketua KKI Kab. Brebes

" Apa yang ditulis akan abadi, apa yang akan dihafal akan terlepas, ilmu adalah buruan, pengikatnya adalah tulisan, ikatlah dengan kuat buruan mu itu "

Selanjutnya

Tutup

Video

"Ice Breaking" Pelatihan Melatih Konsentrasi

14 April 2019   07:36 Diperbarui: 14 April 2019   08:07 39 1 1
"Ice Breaking" Pelatihan Melatih Konsentrasi
Pelatihan Peningkatan Kapasitas FMPP Kab.Brebes (Doc Pribadi)

Saat memberikan pelatihan bagi Pendidikan orang dewasa salah satunya adalah diperkenalkan ice breaking. Demikian juga saat kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas bagi pegiat atau penggerak pendidikan di Kabupaten Brebes yakni Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP). 

FMPP Kabupaten Brebes adalah organisasi bidang pendidikan yang dibentuk melalui SK Bupati Brebes untuk fokus dalam membantu Pemkab Brebes mengatasi anak tidak sekolah agar dikembalikan ke sekolah dan anak tersebut bisa belajar kembali. 

Kriteria ATS adalah anak belum sekolah tapi usia sekolah, Anak Putus Sekolah, Anak Lulus Sekolah Tapi Tidak Melanjutkan sekolah. Mereka tersebar di semua desa di Kabupaten Brebes, diambil rata-rata per desa ada 50 ATS. Selama 2 tahun dibentuk sudah bisa mengembalikan 4 ribu dari data 16 ribu ATS yang sudah didata oleh pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten. 

FMPP memiliki tugas untuk melakukan verifikasi data ATS, mendampingi, mengembalikan, dan menghimpun atau menggalang donasi masyarakat dalam rangka akselerasi IPM bidang pendidikan. Mereka berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan para pemerhati pendidikan di tiap desa, kecamatan dan Kabupaten untuk bersama-sama melakukan upaya secara holistik. 

Ice Breaking adalah suatu aktivitas yang dilakukan untuk melatih konsentrasi, memberikan rasa nyaman serta mengurangi kejenuhan para siswa. Ice breaking juga dibutuhkan agar para siswa dapat mengenal satu dengan yang lain dimana kegiatan ini akan mencairkan suasana yang kaku.

Ice breaking yang diberikan ada banyak ragam, para peserta diperkenalkan fasilitator apa saja teknik ice breaking sembari mempraktekkannya.  Fasilitator dalam hal ini adalah pakar komunikasi dan expect pada teknik fasilitasi yakni Risang Rimbatmaja dari Indonesia Facilitator Network Jakarta. Salah satu ice breaking yang penulis publish adalah melatih konsentrasi peserta,  sebelum sesi konten dilakukan diselingi dulu bina suasama dengan ice breaking marina menari diatas menara, diatas menara marina menari. 

Begitu semangatnya peserta, sehingga dengan diperkenalkan ice breaking kegiatan selama 2 hari tak terasa lelah dan konten informasi pun diterima dengan baik.