bahrul ulum
bahrul ulum Profesional & Citizen Jurnalism

Setiap warga adalah pewarta, buatlah cerita perubahan pada tulisan anda biar orang lain pun merasakan atas karya anda.. klik penaulum.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Meningitis Syarat Berangkat Umroh

7 Desember 2017   19:52 Diperbarui: 7 Desember 2017   20:11 473 1 0
Meningitis Syarat Berangkat Umroh
dokpri

Imunisasi meningitis (radang selaput otak) menjadi syarat wajib bagi semua jamaah umroh saat menempuh ibadah ke tanah suci yakni di saudi arabia. Meningitis adalah penyakit yang disebabkan oleh peradangan pada selaput pelindung yang menutupi saraf otak dan tulang belakang yang dikenal sebagai meninges. Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi dari cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.

Di Indonesia, terdapat dua jenis vaksin meningitis, yaitu vaksin meningokokus polysakarida dan vaksin meningokokus konjugat. Vaksin meningokokus polysakarida bisa diberikan untuk usia berapa pun dan mampu memberi perlindungan sebesar 90-95 persen. Untuk anak di bawah usia 5 tahun, vaksin ini bisa bertahan 1-3 tahun. Sedangkan untuk dewasa akan melindungi selama 3-5 tahun. Untuk vaksin mengingokokus konjugat hanya untuk usia 11-55 tahun, biasanya diberikan pada jamaah haji dan tidak dianjurkan dijadikan sebagai imunisasi rutin.

Cara terbaik untuk mencegah meningitis adalah dengan menerima vaksinasi yang tersedia. Tetapi karena penyakit ini bisa dibilang jarang, vaksinasi meningitis belum termasuk dalam jadwal vaksin wajib di Indonesia.

Biaya vaksinasi bervariasi antara satu tempat dengan yang lain, kisaran Rp. 305 ribu. Setiap jamaah umroh yang mau melakukan vaksin meningitis dengan syarat : Foto Copy Paspor, Fotocopy KTP, Pas Photo 4x6 sebanyak 1 lembar, mengisi formulir permohonan pelayanan vaksinasi international (formulir pendaftaran IVC), membayar biaya vaksinasi.

Prosedur pelayanan vaksin meningitis yakni, ambil nomor antrian, jemaah datang dan mengisi formulir yang telah disediakan, melengkapi daftar formulir dengan melampirkan syarat yang sudah ditentukan diatas, menunggu data diproses, jemaah dipersilahkan menunggu diruang tunggu yang telah disediakan, untuk jamaah wanita yang masih produkti akan dilakukan tes urine, satu nama dipanggil oleh petugas yang bersangkutan masuk dalam ruang vaksinasi, setelah divaksinasi jamaah diminta menunggu panggilan untuk pengambilan foto barcode, proses vaksinasi selesai, jamaah bisa pulang dengan membawa buku ICV yang berlaku selama 2 tahun.

Efek samping vaksin meningitis yakni reaksi alergi berat atau kadang pingsan dan kedutan. namun snagat jarang menyebabkan kematian. Efek ringan dari suntik ini adalah rasa nyeri seperti kulit kemerahan pada daerah bekas suntikan, efek samping yang satu ini biasanya akan reda dalam waktu 1 atau 2 hari, kadang orang yang disuntik ini juga mengalami demam.


Kekebalan vaksin baru terjadi dalam 2 minggu dengan masa kekebalan 2 tahun, disarankan paling lambat 2 minggu sebelum masa keberangkatan umroh atau haji pemohon untuk suntik terlebih dahulu. vaksin ini tidak boleh diberikan kepada ibu hamil, karena dapat menyebabkan kecacatan dan kematian bagi janinnya. Usahakan sudah makan pagi sebelum disuntik.


Bagi anda yang ingin suntik meningitis, bisa ke alamat kantor kesehatan pelabuhan (KKP), cari lokasi terdekat dengan rumah anda.