Mohon tunggu...
bonaaa
bonaaa Mohon Tunggu... Buruh - your future...?

Hanya orang yang doyan ketak ketik nda jelas

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Hujan di Awal Juli

1 Juli 2021   22:29 Diperbarui: 1 Juli 2021   22:51 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Tepat pukul 1.34 pagi terdengar rintik air yang jatuh dari langit

Bahwa tak sadar waktu telah membawa kami di semester kedua tahun 2021

Tidur yang tak cukup nyenyak membuatku begitu sensitif mendengar apapun diluar sana.

kehidupan masih sama belum ada nampaknya tanda-tanda kebaikan

Malah yang ada sirene darurat berbunyi

Bahkan demi mengamankan diri dari virus, kami dipaksa menutup hidung dan mulut dengan kain berlapis-lapis

Tak berhenti kami dapatkan berita, banyak yang ditinggalkan orang-orang terkasih.

Lelah, capek, sedih...

Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa situasi pelik tak kunjung berhenti

Oh ayolah kami manusia hanya ingin berkumpul dan berinteraksi seperti biasanya

Orang bisa mendapatkan pekerjaan kembali, berkumpul dengan keluarganya, makan di warung langganan hingga adu gagasan hingga fajar menyingsing. Sesederhana itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun