Mohon tunggu...
YR Passandre
YR Passandre Mohon Tunggu... penikmat bacaan

Aku ingin punya negara yang pemimpinnya biasa saja tapi rakyatnya sejahtera.

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Pak Jokowi Istirahatlah

28 Mei 2020   07:05 Diperbarui: 20 Juni 2020   18:14 2940 28 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pak Jokowi Istirahatlah
FOTO: Biro Pers Sekretariat Presiden-Muchlis Jr via KOMPAS.com

Pada 26 Mei 2020, Indobarometer merilis survei yang tak terlalu mengejutkan. 53,8 % warga tak puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo dalam memimpin perang melawan pandemi Covid-19. 

Hasil survey itu tak mengejutkan karena sejak Pak Jokowi telat melakukan lockdown ibu kota sebagai episentrum penularan virus corona, respons publik sudah menunjukkan antipati. Rezim Pak Jokowi tak hanya dianggap labil, tapi juga bebal. Sukar menerima kritik. 

Somasi yang sekarang menimpa pejuang keadilan dan kemanusiaan, Farid Gaban, adalah contoh mutakhir susahnya rezim Pak Jokowi berdamai dengan kritik. Hal ini dapat pula menjadi bukti sulitnya rakyat menyelamatkan diri dari akibat penyalahgunaan kekuasaan.

Dalam banyak peristiwa penyeretan kritik publik ke meja hukum, anak buah Pak Jokowi dicurigai selalu berdiri di balik layar. Meminjam adagium Jawa: Nabok nyilih tangan. 

Pak SBY pun jauh hari sudah mengingatkan, agar kekuasaan tidak digunakan untuk memukul balik kritik. Beliau mengimbau Polri tidak ikut bermain dalam membungkam pikiran rakyat, karena hal demikian berbahaya terhadap keselamatan rakyat dan masa depan demokrasi.

Pak Amien Rais jauh lebih tajam mengingatkan munculnya bahaya pendekatan firaunistik, dimana penguasa menganggap diri selalu benar--untuk tidak mengatakan "menuhankan diri". Terlepas kontroversi Pak Amien Rais dan Pak SBY, kedua tokoh bangsa ini memiliki peran sejarah penting dalam perjuangan demokrasi.

Sewaktu memimpin negeri ini, Pak SBY menuturkan sedihnya sang istri, Ani Yudhoyono, melihat suami terus menerus dihujat. Bayangkan, poto sang suami terpampang di pantat seekor kerbau sebagai sikap protes. Namun, Pak SBY tetap memilih jalan dialog. Demikian pula Pak Amien Rais, lantaran sikap kritis pada penguasa, sampai sekarang tak pernah henti dimaki.

Di negeri ini, demokrasi yang dijalankan dengan tulus adalah jaminan yang paling mungkin bagi rakyat untuk tetap memiliki hak fundamental berupa kebebasan berpendapat demi mengontrol kekuasaan. Ketika kebebasan berpendapat dimutilasi, hal itu dapat dianggap upaya untuk beradaptasi dengan model kekuasaan tirani. 

Sekali lagi, di negeri ini, tirani adalah musuh abadi. 

Kegagalan Kebijakan PSBB

Di sejumlah daerah zona merah seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur, kegagalan pelaksanaan PSBB tak bisa ditutupi. Angka korban diduga akan lebih banyak jika jumlah tes bisa dilakukan jauh lebih besar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN