Mohon tunggu...
Paryono Yono
Paryono Yono Mohon Tunggu... Menulis untuk berbagi

Blog pribadi https://dolentera.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Sedikit Sekali Saya Bersyukur

23 September 2019   13:03 Diperbarui: 23 September 2019   13:11 0 0 0 Mohon Tunggu...

"Sedikit sekali kamu bersyukur" (al-A'raf ayat 10)

Jika saya diminta menyebutkan nama orang yang telah menanam teh yang saya seduh pagi ini, saya akan kesulitan. Sebenarnya masih banyak orang yang berjasa pada perjalanan teh tersebut.

Dari proses memanen, memetik, mengolah, mengemas hingga tersaji dalam kemasan yang layak dijual. Entah berapa tangan yang ikut andil dalam lika-liku perjalanan teh tersebut.

Jika saya ditanya siapa yang menjahit pakaian yang saya kenakan, saya pasti kelabakan. Untuk dapat digunakan tentu tidak hanya penjahit saja yang bekerja. Banyak tangan-tangan terampil yang ikut serta bekerja di dalamnya.

Entah berapa liter air keringat yang keluar dari tubuh mereka. Dari kerja keras para penanam tanaman kapas, pemanen, pekerja pabrik yang mengolah menjadi kain, penjahit dan penjual dari pakaian yang saya kenakan.

Jangan kan seluk beluk teh dan pakaian itu. Yang jelas-jelas di depan mata saya saja, saya buta. Sampai saat ini, siapa yang mengkreasi dan meletakkan fon tulisan di hp sehingga saya mudah membuat tulisan ini saja saya "blas ora ngerti".

Jika saya berusaha menemukan setiap orang yang berjasa dalam kehidupan saya, entah butuh berapa tahun lamanya. Saya tidak yakin akan menemukan semua, meski sepanjang usia yang diberikan Tuhan saya gunakan untuk mencari. Pencarian itu belum tentu membuahkan hasil.

Jika pun saya sudah menemukan belum tentu saya telaten mencatatnya. Entah berapa buku yang diperlukan jika nama orang-orang yang berjasa tersebut ditulis.

Jika pun nama-nama orang yang berjasa sudah tertera dalam catatan. Untuk mengirim al-fatihah satu per satu nama yang ada di daftar tersebut saya putuskan saja menyerah. Saya tidak sanggup. Saya angkat angkat tangan untuk urusan itu.

Akan saya biarkan ketidakmampuan tersebut membelengu kehidupan saya. Dan saya ikhlas menerima jika disebut orang yang tidak bersyukur, dan tidak pandai berterima kasih. Jangankan untuk berterima kasih, tahu orangnya saja tidak.

Atas ketidak syukuran saya, semoga Allah memaafkan. Semoga Allah juga mengampuni kekhilafan atas ketidak syukuran saya baik yang lalu, sekarang dan yang akan datang.

Saya pun hanya dapat berdo'a. Dan semoga doa tersebut diijabah Tuhan. Saya memohon kepada Tuhan, semoga do'a tersebut menjadi penebus kekhilafan saya selama saya hidup.

Semoga Allah memberi kebaikan yang berlipat kepada setiap makhluk yang telah, sedang, dan akan menebar kebaikan untuk saya, keluarga saya, keluarga besar saya, dan juga untuk kebaikan di bumi, di langit dan juga di jagat raya ini. Aamiin.


Ungaran, 23/9/2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x