Mohon tunggu...
Pandu Prasodjo
Pandu Prasodjo Mohon Tunggu... Seorang peneliti, dosen, dan abdi masyarakat

Media ajar berbasis teknologi merupakan bidang yang saya tekuni saat ini sebagai seorang peneliti dan dosen. Ketertarikan saya di bidang ini karena melihat potensi teknologi yang sangat tinggi untuk dimanfaatkan sebagai alat ajar bagi peserta didik Generasi Z.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Sosialisasi Empat Kebijakan Menristekdikti di Universitas Internasional Batam

12 Oktober 2019   06:18 Diperbarui: 12 Oktober 2019   07:26 65 1 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sosialisasi Empat Kebijakan Menristekdikti di Universitas Internasional Batam
Sambutan Rektor Universitas Internasional Batam (Sumber: Pribadi)

Batam - Pada tanggal 11 Oktober 2019, Kementrian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) menugaskan Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi melakukan Sosialisai Permenristekdikti No 24 Tahun 2019 tentang Manajemen Inovasi Perguruan Tinggi, Permenristekdikti No 29 Tahun 2019 Tentang Pengukuran dan Penetapan Tingkat Kesiapan Inovasi dan Tata cara Pengisian Katsinov-meter, Forum Pendanaan Inovasi Nasional (Fondasi Nasional) dan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) di Universitas Internasional Batam (UIB).

Acara ini dihadiri oleh perwakilan seluruh perguruan tinggi di provinsi Kepulauan Riau. Ada 59 perguruan tinggi yang terdaftar mengikuti kegiatan ini.

Rektor UIB, Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA., menyambut hangat dan sangat mendukung terlaksananya kegiatan - kegiatan seperti ini untuk meningkatkan kapasitas perguruan tinggi dalam bidang inovasi secara merata.

Pemateri pertama, Dr. Wihatmoko Waskitoaji, Kepala Subdirektorat Pengembangan Sistem dan Jaringan Inovasi Ditjen Penguatan Inovasi, memaparkan Permenristekdikti No. 24/2019 tentang manajemen inovasi Perguruan Tinggi.

Paparan Dr. Wihatmoko tetang Permenristek nomor 24 tahun 2019. (Sumber: Pribadi)
Paparan Dr. Wihatmoko tetang Permenristek nomor 24 tahun 2019. (Sumber: Pribadi)
"Peningkatan kapasitas inovasi di Indonesia dapat dicapai dengan meningkarkan mutu Manajemen Inovasi Perguruan Tinggi karena perguruan tinggi merupakan aktor sentral yang berkolaborasi bersama industri untuk meningkatkan kapasitas inovasi nasional", ujar Wihatmoko.

Forum Pendanaan Inovasi Nasional (Fondasi Nasional) hadir untuk pembiayaan dalam pengembangan Inovasi bagi start-up juga invensi baru yang perlu pendanaan untuk bersaing di pasar.

Eko Kurniawan, Kepala Seksi Jaringan Inovasi, memaparkan Fondasi Nasional. (Sumber: Pribadi)
Eko Kurniawan, Kepala Seksi Jaringan Inovasi, memaparkan Fondasi Nasional. (Sumber: Pribadi)
Eko menyatakan, "Harapan pada masa mendatang yaitu Fondasi menjadi forum pendanaan negara - swasta untuk mengembangkan inovasi nasional."

Sania Diaurrahmi, Kepala Seksi Kebijakan Inovasi, memaparkan Permenristekdikti no. 29 tahun 2019. (Sumber: Pribadi)
Sania Diaurrahmi, Kepala Seksi Kebijakan Inovasi, memaparkan Permenristekdikti no. 29 tahun 2019. (Sumber: Pribadi)
"Permenristekdikti No 29 Tahun 2019 Tentang Pengukuran dan Penetapan Tingkat Kesiapan Inovasi dan Tata cara Pengisian Katsinov-meter adalah alat bantu menilai menilai bagaimana tingkat kesiapan inovasi yang dilakukan di perguruan tinggi maupun di lembaga litbang agar sesuai kebutuhan pasar dan berdaya saing.", jelas Sania.

Selanjutnya Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) juga dipaparkan dalam sosialisasi ini, Kepala Seksi Diseminasi, Hendri Kurniadi menjelaskan dalam UU No 11 tahun 2019 tentang Sinas Iptek mewajibkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mengembangkan, memanfaatkan dan menggunakan hasil inovasi nasional serta kewajiban pemerintah memberi insentif kepada badan usaha dalam bentuk jaminan pembelian produk inovasi tertentu dan/atau jaminan pencantuman produk inovasi dalam katalog elektronik pengadaan barang/jasa pemerintah.

"IDSD ini tersusun dengan 4 Aspek, 12 Pilar, dan 26 indikator yang terkait dengan tusi Kemenristekdikti", lanjut Hendri.

VIDEO PILIHAN