Mohon tunggu...
Palti West
Palti West Mohon Tunggu... Hanya Orang Biasa Yang Ingin Memberikan Yang Terbaik Selagi Hidup

Medsos Projo. Tulisan analisa pribadi. WA: 082167461506. email: paltiwest@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Politik

Rakornas Partai Demokrat "Seharga" 5 Miliar Sia-sia?? Kok Masih Belum "Akur"?

1 Agustus 2011   09:12 Diperbarui: 26 Juni 2015   03:11 140 0 0 Mohon Tunggu...

Pernyataan Ketua DPR RI Marzuki Alie soal Komisi Pemberantasan Korupsi dan pemberian maaf kepada koruptor tak hanya jadikan peluru oleh politikus partai lain, namun juga rekannya di Partai Demokrat (PD). Metrotvnews.com menyatakan bahwa ada perbedaan pendapat yang terjadi dalam kubu PD. Pemikiran Marzuki dianggap bertentangan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustofa menjamin gagasan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat yang juga Ketua DPR Marzuki Alie untuk membubarkan KPK hanya bentuk sikap pribadi. Ketua Departemen bidang Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat Ruhut Sitoempul menilai sikap Marzuki berlawanan dan tidak mematuhi imbauan SBY. Menurut anggota komisi III ini, pernyataan Marzuki tidak pada tempatnya. "Pak SBY tegaskan berbicaralah sesuai keahliannya. Mestinya yang berbicara itu Ruhut, Benny K Harman, yang ada di Komisi III. Juga pak SBY tegaskan ke Komisi III agar terus mendukung KPK," jelas Ruhut.

Rakornas yang bernilai 5 Miliar sepertinya akan menjadi sia-sia. Rakornas yang mengangkat tema konsolidasi dan penguatan kader partai sepertinya kurang punya kekuatan yang besar untuk mengendalikan etika pimpinan PD. Sikap Marzuki, Saan dan Ruhut kembali menunjukkan tidak solidnya sikap partai dalam hal ini.

Imbauan SBY ini sepertinya kembali akan menemui kegagalan. Jika sebagai Presiden para menteri hanya melakukan 50% dari imbauannya, maka imbauan SBY kepada kader PD sepertinya akan kembali tidak dilakukan.

Belum lewat seminggu dari rakornas kesepakatan itu akhirnya menguap dengan cepat. Pimpinan PD akhirnya menjadi contoh yang kurang baik dalam menyatakan pendapat ke publik. Semakin sedihlah Pak SBY melihat partai yang didirikannya ini.

Semakin tampaklah bahwa partai ini memang belum matang dalam berpolitik. Bagaimana menurut anda? Mungkinkah pimpinan PD ini "akur"?

Salam Akur...

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x