Mohon tunggu...
Penyair Amatir
Penyair Amatir Mohon Tunggu... Profil

Pengasuh sekaligus budak di lapak www.penyair-amatir.id, mengisi waktu luang dengan mengajar di sekolah menengah dan bermain bola virtual, serta menyukai fiksi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Secangkir Sunyi di Meja Kerja Pemuja Demokrasi

27 Desember 2020   12:46 Diperbarui: 27 Desember 2020   13:07 120 17 0 Mohon Tunggu...


Ada secangkir sunyi yang
kamu hidangkan bersama
cericit tikus yang beranakpinak
dalam benakmu

adakah lagi rahasia yang
belum kamu hidangkan?
: demikian negara bernyanyi
di televisi. suaranya merdu
mendayu-dayu.

cericit tikus menyala tanpa henti
sementara sunyi menguning
dan bergururan di penghujung tahun

adakah lagi rahasia yang
belum kamu hidangkan?
: demikian negara bernyanyi
di televisi. suaranya merdu.

kamu melempar senyum
dan mencatat untung rugi
menjadi pemuja demorasi
yang bertumpuk-tumpuk
di sudut ruangan kerjamu

//Aku wariskan pada derai
hujan Desember senampan
cita-cita menjadi pemuja
negara yang bukan kaleng-kaleng
: ucapmu dengan sengak

sementara di layar televisi
suara merdu itu semakin
mendayu-dayu. Mengubur
cericit tikus yang konser
semalam suntuk di kantukmu

27/20
menyepi di Sidoarjo

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x