Mohon tunggu...
Pakde Kartono
Pakde Kartono Mohon Tunggu...

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah\r\n

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Orang Tua Cerai, Anak Jadi Nakal? (Refleksi dari KD dan Aurel)

1 September 2015   09:27 Diperbarui: 1 September 2015   09:47 0 35 51 Mohon Tunggu...

[caption caption="foto dari liputan6.com"][/caption]

Berita terpopuler di kompas.com diisi oleh berita tentang saling kecewanya ibu dan anak, di mana sang ibu sudah bercerai dengan bapaknya, dan si anak tinggal bersama bapaknya dan ibu tirinya, siapa lagi kalo bukan Kris Dayanti (KD) dan Aurel Hermansyah. Yang bikin rame dan sampai menjadi berita terpopuler di kompas.com, karena baik KD maupun Aurel menuangkan isi hatinya ke akun Instagram masing-masing, yaitu KD dengan akun @krisdayantirl dan Aurel dengan akun @aurelie.hemansyah.

Ini status yang ditulis oleh Aurel di Instagram sehingga cerita ini jadi berita nasional dan menjadi pembicaraan satu Indonesia, sampai-sampai sahabat Ifani menurunkan tulisan terkait berjudul http://www.kompasiana.com/ifani/masalah-pribadi-keluarga-tak-usah-diumbar-di-medsos_55e3adabd3927365099d72f0 yang gak butuh waktu lama langsung nangkring di nomor 1 Indeks Nilai Tertinggi kompasiana.

[caption caption="capture dari Instagram Aurel"]

[/caption]

 

[caption caption="capture dari Instagram Aurel"]

[/caption]

Membaca status Instagram Aurel, bukannya hatinya KD tersentuh dan merasa menyesal, lalu menghubungi Aurel untuk meminta maaf tidak bisa menghadiri ulang tahun ke 17-nya, KD malah terlihat kesal, sebal dan membuat status balasan yang isinya gak kalah buruk dengan yang ditulis Aurel. Mungkin KD sedang PMS, sehingga bawaannya marah-marah dan pingin makan orang aja. Ini status yang ditulis KD.

[caption caption="capture dari instagram KD"]

[/caption]

 

[caption caption="capture dari instagram KD"]

[/caption]

Selain Mba Ifani, sudah banyak rekan-rekan kompasianer yang membahas perseteruan KD dan Aurel ini, dari berbagai sudut pandang, banyak orang menyayangkan mengapa perseteruan ibu dan anak sampai terjadi dan berpendapat mengapa sampai mengeksposnya di media social, mengapa tidak dibicarakan baik-baik, tatap muka, dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan harmonis.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x