Mohon tunggu...
Pakde Kartono
Pakde Kartono Mohon Tunggu...

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah\r\n

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono

23 November 2014   14:43 Diperbarui: 17 Juni 2015   17:04 1458 45 48 Mohon Tunggu...
Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono
14166898741418198839

[caption id="attachment_377444" align="alignnone" width="524" caption="Dok pribadi"][/caption] Kompasianival 2014 sudah selesai digelar, peraih kompasiana award sudah kita ketahui bersama. Seperti telah diprediksi banyak kompasianer dan sesuai dengan harapan saya pribadi, dibuktikan dengan vote yang saya berikan untuk beliau, dan sudah saya sampaikan ke beliau melalui inbox, maka terpilihlah kompasianer pak Tjiptadinata Effendi, yang sudah saya anggap sebagai abang saya sendiri, sebagai kompasianer of the year 2014. Pengumuman pak Tjiptadinata Effendi saya saksikan langsung melalui video streaming dengan link Kompasianival.kompasiana.com/streaming Sekali lagi selamat untuk pak Tjiptadinata Effendi. Bapak layak dapat bintang. Saya yakin tak ada yang meragukan pilihan admin kompasiana yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik kali ini. Namun ada kejadian unik 5 menit setelah pengumuman kompasiana award lewat video streaming, kebetulan saya sedang menonton TV One. Ada breaking news rupanya. Segera saja saya pantengin kira-kira apa breaking news TV One kali ini. Apakah tentang pejabat tinggi negara yang ditangkap KPK? Apakah tentang pernyataan prihatin SBY terhadap kondisi bangsa dan negara Indonesia? Apakah tentang sidang paripurna DPR RI yang ricuh dan penuh dengan interupsi? Apakah tentang Bang dosen Unhas Muhammad Armand yang tertangkap BNN karena mengkonsumsi shabu-shabu bersama ibu-ibu dosen Unhas lainnya? Eh, ternyata breaking news TV one kali ini tentang peraih kompasiana award 2014 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Berikut breaking news TV One 1. Kompasianer best in Citizen Journalism diberikan kepada Jati Kumoro karena dianggap berhasil melaporkan dengan baik dan detail tentang relief-relief candi erotis di seluruh nusantara, baik yang masih utuh bentuknya menggambarkan adegan seks, maupun yang hanya potongan-potongan batu berbentuk Mr P atau Miss V. 2. Kompasianer best in opinion diberikan kepada Elde karena Elde berhasil membangun opini dengan baik dan meyakinkan bahwa cinta sejati itu cinta yang dibawa sampai mati. Hal ini sudah ia buktikan dalam kisah cinta klasik dan legendaris antara dirinya dengan si Anu. Akun Elde (dahulu Darsem) dan Akun Anu (dahulu Delta, Nome, Nessma) walaupun sempat mati, tetapi api cinta terus membara dan berenkarnasi dalam akun baru yang tetap bergelora asmara. 3. Kompasianer Best in fiction diberikan kepada Mas Wahyu yang kisah cinta dengan istri tercintanya Lin Halimah membuat banyak pasangan iri saking mesranya mereka. Saling berbalasan puisi menghiasi malam pertama. Hal ini menunjukan komitmen yang kuat bahwa dunia maya bisa ditranformasi menjadi dunia nyata. Dan dunia nyata bisa diceritakan ke dunia maya. 4. Kompasianer Best in specific interest diberikan kepada Gatot Swandito yang sangat fokus dan konsisten membedah tentang PKS, baik ideologinya, ustadnya, kendaraan jihadnya, sampai ke pustun dan Jawa Sarkiyanya. Di Facebook Gatot Swandito bahkan sudah mereformasi dirinya, dan memanggil dirinya dengan sebutan ustad Gasa. Hampir setiap pagi, selepas tausiyah mama Dedeh di TV, ustad Gasa juga memberikan tausiyah di facebook. 5. Kompasianer of the Year 2014 dan People choice secara kebetulan diberikan kepada sosok yang sama, padahal di versi live screaming diberikan kepada 2 orang yang berbeda. Di Versi TV One, yang mendapat penghargaan Kompasianer of the Year dan People choice adalah Pakde Kartono. Pakde Kartono mendapat penghargaan kompasianer of the year karena selama tahun 2014, Pakde Kartono adalah sosok kompasianer yang namanya paling banyak menginspirasi penulis lain untuk menulis. Silakan masuk halaman kompasiana.com lalu search kata "Pakde Kartono", maka akan muncul tulisan-tulisan memakai judul "Pakde Kartono" bla bla bla, yang kalo ditotal jumlahnya lebih dari 120 tulisan. Khusus tahun 2014, jumlahnya lebih dari 50 tulisan. Pakde Kartono mendapat penghargaan people choice karena berdasarkan tabulasi dari BPS, banyak gadis kinyis-kinyis, mbak-mbak office dan wanita matang manggis yang memberikan vote ke Pakde Kartono. Votenya banyak sekali, total ada 1.235.568 vote. Setelah diteliti dengan seksama, rupanya murid-murid Pakde Kartono banyak memberikan vote berulang-ulang. Ini data resminya : Ifani memberikan 55687 vote, Hanna Chandra 32587 vote, Dewi Pagi 24587 vote, Fidiawati 21500 vote, Dahlia Yustina 2357 vote, Kiara Wael 3758 vote, Weedy Koshino 55686 vote, Ansara 17985 vote, Erenbeckam 15725 vote, Vita Sinaga 19525 vote, Betty Hoet 29546 vote, Kristin 13457 vote, Indria Salim 17367 vote, Samandayu 17568 vote dll. Demikianlah breaking news dari TV One. Kurang dan lebihnya mohon dimengerti dan dimaafkan, jika ada kesalahan yang sifatnya signifikan, akan diperbaiki dalam breaking news berikutnya. Selamat pagi Indonesia

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x