Otomotif

Profil Iker Lecuona, "The Next Marc Marquez"?

26 November 2017   15:53 Diperbarui: 9 Desember 2017   20:10 1764 0 0

Anda pernah mencermati Iker Lecuona ? Pembalap kelahiran 1990 ini adalah pembalap Moto2 asal Valencia/Spanyol. Dia saat ini bernaung di team Garage Plus - Interwetten. Sejak tahun 2015 dia sudah memiliki ikatan dengan team yang dimanajeri oleh Fred Corminboeuf ini. Fred mengapresiasinya sebagai "the next Marc Marquez". Prestasinya Iker adalah sebagai berikut : 

- Tahun 2015, berpacu di ajang Moto 2 CEV Repsol Spanyol, team Swiss Junior/Suter, posisi ke-17 di klasemen akhir. 

- Tahun 2016, berpacu di ajang Mot0 2 CEV Repsol Spanyol, team Race Experience/Kalex, posisi ke-7 di klasemen akhir.  Sempat pula berpacu di World Cup Moto2, sebagai pembalap pengganti Dominique Aegerter. Total dia menggantikan Domi di enam seri. 

- Tahun 2017, berkompetisi secara penuh di World Cup Moto2, team Garace Plus - Interwetten/Kalex. Beberapa kali mengalami kecelakaan dan cedera, menyebabkan dia tidak bisa menunjukkan prestasi yang baik. 

 Sejauh ini Iker belum bisa membuktikan bahwa dia layak disebut sebagai "The next Marc Marquez" tetapi dia memiliki nasib baik . Nasib baik ?  Iya, karena dia tetap dipilih oleh Fred  Corminboeuf untuk menjadi pembalap team tahun depan dan bakal berpacu memakai chassis KTM tanpa proses berbelit yang tampak. Awalnya Iker Lecuona dan Jesko Raffin direncanakan untuk mendampingi Sam Lowes. Terakhir hanya Iker yang dipilih. Bila dilihat dari pengalaman, si Raffin lebih oke. 

Banyak team dan pembalap ingin berpacu memakai chassis KTM tahun depan tetapi tidak mudah. KTM mensyaratkan bahwa pembalap yang mereka support harus memiliki prestasi yang baik. Iker lecuona sebenarnya masih tanda tanya untuk masuk dalam kategori tersebut. Sito Pons gagal mendapatkan support dari KTM meskipun dia sudah mengkontrak Hector Barbera. 

Lalu Domi dan Sandro Cortese, mereka masih belum pasti memakai KTM karena belum adanya perjanjian final antara team Kiefer Racing dengan investor barunya. Hasil test di Valencia November ini, setidaknya bisa menunjukkan bahwa pembalap yang masih berusia 17 tahun ini berpotensi menjadi "the next Marc Marquez". Dia berhasil menduduki posisi ke-9 dari total 21 pembalap Moto2 yang ikut test di Jerez.