Mohon tunggu...
Ozzy Alandikzz
Ozzy Alandikzz Mohon Tunggu... Guru - Guru, Blogger

Seorang Guru. Ingin menebar kebaikan kepada seluruh alam. Singgah ke: www.gurupenyemangat.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Internet di Rumah Lancar, tapi Tidak Bisa Dimanfaatkan untuk Mengajar

30 Juli 2021   11:32 Diperbarui: 31 Juli 2021   16:07 150 27 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Internet di Rumah Lancar, tapi Tidak Bisa Dimanfaatkan untuk Mengajar
Ilustrasi Internet Lancar. Gambar oleh 377053 dari Pixabay 

"Aku sering menulis ulasan tentang kegiatan belajar-mengajar secara online menggunakan akses internet, tapi aku sendiri belum pernah mengajar daring!"

Mendengar cerita orang yang seru-seruan menggelar Pembelajaran Jarak Jauh, aku sebenarnya juga ingin nimbrung. Tambah lagi ketika ada rekan guru maupun Kompasianer yang berkisah tentang penggunaan seperangkat fitur Google Workspace yang profesional, kadang aku malah iri. Hahaha

Tapi, aku tidak punya banyak cerita tentang kegiatan mengajar yang menggunakan jaringan internet sebagai akses utama.

Padahal internet di rumahku lancar, bahkan belum lama ini sudah terpajang tower baru yang menjadikan kecepatan browsing-ku semakin gesit.

Apakah kami memasang Wireless Fidelity (WiFi)?

Sudah sejak lama dipertimbangkan, tapi melirik aktivitasku yang kebanyakan berkeliling dan bolak-balik "mengukur" jalan, rasa-rasanya lebih efisien membeli kuota internet saja.

Bagaimana tidak, di rumah, kedua orang tuaku tidak butuh dengan internet. Benar! Untuk berkomunikasi mereka hanya menggunakan ponsel seluler. Bukannya jadul, tapi baik Ayah dan Ibuku tidak memerlukan akses internet untuk mendukung pekerjaaan mereka.

Menyadap nira lalu membuat gula aren misalnya, apakah perlu Ayahku melakukan swafoto saat memanjat pohon enau? Hahaha, sungguh kurang kerjaan!

Hanya ada adik bungsuku yang stand by di rumah. Dia baru saja masuk SMA, terkait penggunaan kuota internet, kucermati tidaklah boros-boros amat. Malah dia jarang online.

Internet di rumahku lancar, tapi tidak bisa dimanfaatkan untuk mengajar. Sesekali aku berpikir bahwa keadaan ini cukup memusingkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN