Mohon tunggu...
Ozy V. Alandika
Ozy V. Alandika Mohon Tunggu... Guru - Guru, Blogger

Seorang Guru. Ingin menebar kebaikan kepada seluruh alam. Singgah ke: Gurupenyemangat.com

Selanjutnya

Tutup

Love Artikel Utama

Menjadi Jomlo Satu-satunya di Tempat Kerja, Bagaimana Rasanya?

3 April 2021   17:05 Diperbarui: 4 April 2021   14:07 1608
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jomblo, gaiss! Foto oleh Leah Kelley dari Pexels

Hahaha, aku kadang hanya tertawa gemulai mendengar pernyataan tersebut.

Terang saja, terlampau semu sebuah kemapanan jikalau perwujudannya hanya kita sandarkan kepada pekerjaan tetap, penghasilan tetap, serta segenap material lainnya.

Soalnya, menikah juga tak sebercanda itu, Om. Di luar dari kesiapan materi, "kemapanan" batin ikut menjadi kunci utama sebelum menggelar resepsi nikah. 

Syahdan, siapakah yang pemahamannya masih anget-anget terkait hal tersebut?

Pengakuan yang tulus bin jujur tentang kesiapan nikah tiada lain bakal datang dari pasangan yang belum lama menikah.

Aku telah bertanya kepada beberapa sahabatku yang sudah keduluan menikah. Banyak pengorbanan tercurah, tiada hanya soal uang melainkan juga perasaan sebagai perwujudan dari teguhnya komitmen diri. 

Memang, ada satu hal yang pasti bahwa niat yang tulus adalah kunci dari segala kunci. Niat tulus menikah, maka dibuka selebar-lebarnya oleh Allah untuk seseorang segera mengakualisasikan kebaikan tersebut. 

Berbeda halnya ketika niat nikah gegara desakan, gegara Emak tetangga sudah gendong cucu, atau seberkas provokasi lainnya. Jalannya bakal susah karena niatnya sudah serong. Eh, bengkok maksudku. 

Maka dari itulah, semenjak cuma aku yang satu-satunya mengemban status jomlo di ruang kerja (rekan kerjaku yang terakhir jomlo sudah akad pada awal tahun ini) segenap rasa yang hadir kepadaku sedikit campur aduk. 

Ada keinginan untuk segera menikah (itu pasti, walau tak didesak), namun juga ada rasa jenuh sesaat ketika berteman sepi. 

Meski begitu, kesibukan terhadap kegiatan kebaikan adalah peramainya sepi. Dan jangan salah, ada banyak pahala jihad yang Allah tawarkan selagi jomlo. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun