Puisi

Lagi Jarak dan Waktu

24 Juli 2018   03:08 Diperbarui: 24 Juli 2018   03:56 216 3 0

Semua telah ada dalam setiap halaman, Catatan saat malam menarik selimut kita.

Kemudian cahaya perpindah di dalam lamanya sujud yang sedang di hamparkan

Sebab waktu bukan sepanjang  apa di gunakan, namun sebanyak apa kebaikan dan kemanfaatannya

Bukan langit yang  berlari dari kesepian, namun sepi adalah waktu pertemuan. Ketika siang memadamkan ikatan

Sekarang kita tidak sedang membuat hari menjadi lusuh, membeku dan membiru. Kita hanya sedang mengukur jarak yang tak boleh menjauh

Tak mungkin luput dari pandangan yang tajam, semua do'a yang begitu dalam melamakan permohonan

Dalam sujud, dalam sujud

Tak akan waktu membuat manusia rapuh, lalu mati sepanjang hidup adalah jarak dan waktu yang terus mendekat pada batas usia yang di sediakan

Bila saatnya menuju pulang kekekalan, lorong lorong nafas kita di pertanyakan. Sampaikan dengan warna yang seputih kapas

Tanpa jelaga menetes. Di jarak dan waktu yang menghampiri malam penuh keberkahan.

Cimahi, 24 Juli 2018