Puisi

Dan Aku, Maaf

14 Juni 2018   20:48 Diperbarui: 14 Juni 2018   21:06 263 10 4

Dan aku, banyak sudah waktu tergurat semauku. Atau mungkin kata kataku sering juga menoreh langit begitu dalam, hingga hujan deras yang datang

Dan aku barangkali aku sering membuat senja semakin memerah, terlalu banyak amarah yang tak menentu arah. Dan aku tahu itu akan membuatmu gerah

Dan aku banyak puisiku merancu makna, membakar diri bagai matahari, hingga kalimatku hangus hitam berjelaga dan pudar hingga diam yang terpendar

Dan aku, di dalam bulan, memeras hati, membilas semua noda yang ada, sedalam dalamnya rasa di dada. 

Dan Aku

Segunung 

salah

Luka

Duka

Diam

Amarah

Kata kata mentah

Bergetah

Biarlah punah

Di hari yang orang berlari menuju fitrah

Segala dosaku maafkanlah

Lahirku

Batinku

Biarlah tercuci biarlah bening kembali

Biarlah himpunan amal kita lesat di 

genggam-Nya

Maaf, maaf, maaf, maaf

Dan Aku, 

Maafkan aku


Cimahi, 14 Juni 2018