Mohon tunggu...
OtnasusidE
OtnasusidE Mohon Tunggu... Petani - Petani

Menyenangi Politik, Kebijakan Publik dan Kesehatan Masyarakat

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Kenikmatan Itu Bisa Bawa Petaka

2 Desember 2019   23:59 Diperbarui: 3 Desember 2019   11:12 1537
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: microbiologyinpictures.com

Paling penting si teman perempuan itu mengingatkan pada temanku kalau dirinya dengan laki-laki sifatnya hanya melayani alias mencari uang. Tidak melibatkan perasaan dan cinta apalagi kasih.

Si teman yang memang lagi liar-liarnya  ya  terima saja. Malah senang selama kurang lebih 6 bulan. Sebelum akhirnya kena petaka  gonore.

Tulisan ini sebenarnya refleksi kalau pengetahuan tentang PMS itu nol besar. Khusus untuk saya dulu. Saya tidak mau menilai orang lain.

Cara penularan PMS, apa yang mesti dilakukan kalau kena PMS sebenarnya adalah pengetahuan awal dari mesti adanya materi Kesehatan Reproduksi. Setelah itu baru langkah selanjutnya adalah mengenai cara penularan HIV/AIDS dan apa yang mesti dilakukan kalau terkena HIV/AIDS.

Sungguh kalau dulu telepon pintar sudah ada dan murah serta jaringan internet juga sudah stabil maka temanku dipastikan kena bully. Bedeng teman kami menginap juga bakal kena stigma negatif. Untungnya waktu itu belum ada.

Rumah bordil, lokalisasi sudah banyak yang ditutup. Masalah baru justru muncul, para penjual kenikmatan juga bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi dan juga tempat. 

Para pembeli kenikmatan juga malah senang dengan model transformasi seperti ini. Tidak ada yang tahu. Lah, kalau datang ke rumah bordil dan lokalisasi jelas apa yang sebagian besar penikmat cari.

Perilaku menikmati yang tidak sehat ini harus diketahui. Dengan diketahui diharapkan para penikmatnya sudah tahu dengan resiko.

Beberapa waktu lalu, istri seorang teman pernah marah-marah dengan suaminya. Pasalnya vagina istri sakit. Mengeluarkan bau tak sedap. Sang suami yang baru datang dan dituduh sudah menularkan PMS terdiam seribu bahasa. Bahkan disuruh sumpah segala.

Mereka berdua sama-sama strata dua loh. Suami merasa tidak pernah jajan kenikmatan tubuh. Apalagi selama dua bulan terakhir sang suami sedang ada proyek di luar kota jauh di pedalaman.

Dituduh seperti itu membuat sang suami curhat dan untungnya curhatnya bukan pada perempuan lain tapi pada sahabat koplaknya. Singkat cerita si teman koplak menganjurkan agar suami istri untuk tes laboratorium PMS lengkap plus HIV/AIDS.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun