Humaniora Pilihan

Alasan Mengapa Kita Harus Menjaga Kebersihan Kucing-kucing

6 Desember 2017   17:25 Diperbarui: 6 Desember 2017   22:56 331 0 0
Alasan Mengapa Kita Harus Menjaga Kebersihan Kucing-kucing
Sumber: meowmagz.com

                                                                                                         

Fkh Unair, Surabaya ditinggali oleh kucing kucing yang menempati tempat tersebut selama bertahun tahun, dari generasi ke generasi. Meskipun demikian, setelah diamati secara seksama saya menemukan bahwa sebagian besar dari kucing kucing tersebut, terutama yang masih berusia muda, memiliki kondisi yang kotor, dipenuhi kutu dan tak terawat. Hal ini merupakan hal yang miris sekali karena terjadi di sebuah fakultas yang membanggakan dirinya dalam bidang kedokteran hewan ( veterinary ).

Bila hal ini terus berlanjut, maka nilai nilai yang hendak diterapkan oleh fakultas akan berkurang harga intrinsiknya dikarenakan tindakan yang menelantarkan kucing kucing tersebut.  Maka dari itu kita harus menerapkan tindakan peduli terhadap kebersihan kucing kucing tersebut. Kita dapat memulai upaya ini dari car acara yang dasar seerti penyisiran rambut, memotong kuku kucing yang terlalu panjang, merawat gigi mereka. Cara cara dasar tersebut yang perlu diterapkan secara untuk tidak hanya menjaga kesehatan dan kesejahteraan namun bila disesuaikan sejak dini maka kucing tersebut akan menjadi terbiasa dengan kegiatan tersebut.

  • Rambut

 Keadaan rambut yang kotor, berantakan, bahkan sering rontok juga harus diperhatikan karena bila dibiarkan kucing akan melakukan aktivitas penjilatan/groomingterhadap dirinya sendiri. Rambut rambut yang dijilat tersebut akan masuk ke dalam usus kucing dan dapat menggumpal hingga mencapai volume 10 cm kubik/hari. Kita juga dapat mengetahui kondisi kesehatan kucing dengan melihat kondisi rambutnya ( conyoh: kucing yang kekurangan protein atau asam amino memiliki rambut yang cepat rontok dibandingkan dengan kucing yang lain). Maka dari itu perlu dilakukan penyisiran rutin pada kucing tiap minggu serta pemberian makanan bergizi yang mendukung pertumbuhan rambut kucing.

  • Gigi

 Dalam merawat gigi, kita dapat melakukan penyikatan gigi yang rutin dengan menggunakan sikat gigi ( dapat disubtitusikan dengan kain basah ) dan pasta gigi khusus.

  • Kuku

 Perlu dilakukan untuk mengurangi hasrat kucing untuk mengasah kukunya (  juga dapat berdampak buruk pada perabotan ). Hal ini dapat dilakukan dengan menutupi mata kucing ( dengan handuk ) lalu menekan dengan lembut jari kucing untuk mengeluarkan kukunya lalu memotong kuku satu demi satu secara perlahan agar tidak menyakiti kucing.

  • Kutu

Infestasi kutu adalah masalah kesehatan dan kebersihan pada kucing yang tidak boleh diremehkan karena kutu tidak hanya berperan sebagai parasite pada kucing, namun juga membuat kucing untuk menggaruk kulitnya sehingga menyebabkan kulit lecet dan bahkan infeksi pada kulit. Sehingga dalam usaha mengatasi masalah kutu pada kucing dapat dilakukan cara cara berikut:

  • Melakukan pemotongan kuku pada kucing secara rutin
  • Melakukan penyisiran pada kucing secara teratur
  • Pada kucing dewasa dapat diteteskan obat pada leher agar kucing tidak menjilati area tersebut
  • Menggunakan Vaksin Ivermectin pada kucing dewasa untuk membunuh parasit
  • Menggunakan sampo khusus saat memandikan kucing ( terutama anak kucing ) untuk membunuh kutu

 Semua cara cara ini dapat diterapkan dalam mengatasi permasalahan kebersihan pada populasi kucing di Fkh. Maka dari itu, warga Fkh UNAIR harus menerapkan cara cara tersebut sebagaimana identitasnya sebagai pemelihara dan pemberdaya dunia hewan.