Mohon tunggu...
Opa Jappy
Opa Jappy Mohon Tunggu... Orang Rote yang Bertutur Melalui Tulisan

http://jappy.8m.net

Selanjutnya

Tutup

Love

PPKM Dalam Keluarga dan Tempat Tinggal

23 Februari 2021   09:39 Diperbarui: 23 Februari 2021   14:22 76 5 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
PPKM Dalam Keluarga dan Tempat Tinggal
Dokumentasi YouTube Berita 2 Menit




Dalam Kereta Api Jabodetabek Jakarta Bogor | Sorry, ini hanya tulisan ringkas dan singkat.

Korban Covid-19, sejak tahun lalu, masih melaju dengan gesit, walau mulai terasa tak seganas waktu-waktu yang lalu. Hal tersebut karena adanya disiplin (i) PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, dan (ii) PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro.

Kedua hal tersebut 'mendampingi' dan simultan dengan sejumlah protokol kesehatan di Area Publik; serta wajib diikuti secara ketat oleh semua.

Secara khusus, PPKM Mikro diperpanjang lagi, dari 23 Februari hingga 8 Maret, utamanya pada interaksi di lingkungan serta lingkup keluarga,  rumah, atau tempat tinggal. Lho, kok?

Ya, karena adanya PSBB maka hampir seluruh kegiatan  Suami, Isteri, Ayah, Ibu, Anak, dan Anggota Keluarga lainnya terjadi/dalam rumah. Namun, tetap saja anggota keluarga yang terpapar Covid-19, entah dari/dan di mana mereka terjangkiti.

Hal tersebut,  tidak menutup kemungkinan, akan berdampak pada seluruh isi rumah menjadi korban Covid-19.

Faktanya, menurut Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, "Penularan Covid-19 klaster keluarga ternyata memang 10 kali lebih berisiko. Contoh kasus di DKI Jakarta, Klaster keluarga menyumbang hingga 40,1 persen dari keseluruhan kasus yang ada."

Juga, tak bisa dibantah bahwa, Anggota Keluarga yang serumah, seperti Opa Oma atau Kakek Nenek, Ibu Hamil, Suami Isteri yang masih aktif di luar rumah, bahkan Suami-isteri Muda yang masih hangat-hangatnya berpelukan serta kissing, jadi sasaran termudah Si Covid-19.

Nah, karena itu PPKM dalam/di Rumah Tangga perlu dilakukan atau terjadi sehingga membatasi atau pun menahan laju Covid-19. Hal tersebut bisa dilakukan dengan berbagai cara, antara lain


(i) bermasker di rumah atau di luar kamar, tetap jaga jarak, termasuk ketika kumpul di ruang keluarga

(ii) untuk sementara, tidak makan bersama dengan/seputar meja makan

(iii) jika memungkinkan, pemisahan ranjang dan kamar tidur

(iv) beri perhatian khusus ke Lansia dan Ibu Hamil, dan Bayi

(v) untuk suami-isteri muda, utamanya pengantin baru, hindari berpelukan, kissing, and jika harus 'menuju puncak kemesraan' maka tetap pakai Doble Masker


Mudah khan. Anda dan Saya lakukan semuanya itu karena Cinta. Cinta pada hidup dan Kehidupan serta semua orang di/dalam Rumah

Mari Kita Coba demi hindari Covid-19.

Cukuplah.



Opa Jappy| Indonesia Hari Ini



VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x