Mohon tunggu...
Gregorius Nggadung
Gregorius Nggadung Mohon Tunggu... Onsi GN

Mahasiswa Universitas Nusa Cendana, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Sembunyi di Balik Bayangan Enu

14 Januari 2021   19:29 Diperbarui: 15 Januari 2021   07:10 77 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sembunyi di Balik Bayangan Enu
 Foto Istimewa Penulis

 Karya : Onsi GN

Enu adalah panggilan khas untuk gadis Manggarai.

Enu sering kali membuatku jatuh pada bayangan rindu..

   Seusai mentari pamit pada bumi, aku berjalan hampa pada sudut toko tak bertuan. Aku yang ditemani gelap, melangkah tak berarah. Melewati bisikan malam, bahwa pagi tak akan kembali. Aku yang terjebak seorang diri bersandar pada tumpukan kata yang melukiskan tentang rindu yang tak  terobati. Malam pun semakin kejam. Angkasa pesta raya mengundang bintang pada rembulan. Aku melihat ribuan bintang menari disaat mentari pergi dalam hati aku bertanya mengapa bulan kini sendiri?? Sedangkan bintang penuhi angkasa ini. Apakah ini tanda bahwa bulan itu adalah dia yang di ruang rindu??

Yaa dia.... (Enu). Walau sendiri tapi mampu mengalahkan ruang gelap para menanti.

    Aku yang dihujani cahaya bulan kembali berdiri dan melangkah bahwa aku bangkit dalam luka. Dimana luka ini aku kuburkan dan dibubarkan? Jika pada tanah, batu dan rumput pasti lebih menikmati kepergian sosok luka yang kian lupa.

Batang ragu tak mampu, ranting kering tak mungkin. Pada  luka yang bertepi sedikit menggigil melewati ruang takdir pada ujung malam ini.

Persimpangan jalan kembali aku jumpa, desakan yang menghauskan aku untuk berhenti di bawah sinar lampu jalan beraroma cahaya rembulan.

Malam itu,  bibir mungil berontak memanggilku untuk pulang pada  gerbang-gerbang kepulangan sementara.

 Nak... Pulanglah sekarang juga, rumahmu merindukanmu. Tidur dan bawalah dia pada mimpi malammu yang berselimutkan wajahnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
14 Januari 2021