Mohon tunggu...
SANTOSO Mahargono
SANTOSO Mahargono Mohon Tunggu... Pustakawan, Penggemar Puisi, Cerpen, Pentigraf, Jalan sehat, Lari-lari dan Gowes

Jika hendak kirim pesan, bisa kirim ke e-mail: santosoprb@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Di Puisi Ini, Ciuman Tercipta

4 Juni 2021   21:49 Diperbarui: 4 Juni 2021   22:35 37 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Di Puisi Ini, Ciuman Tercipta
https://cdn.pixabay.com

Di puisi ini, bulan Juni diam-diam membuka gulungan kenangan. Ada dersik yang melenggang di depan taman balaikota. Kursi itu masih bertengger di zaman. Menyimpan ciuman-ciuman kita semesra kata-kata.

Semoga kamu masih ingat pada malam itu. Masa lalu yang kau jenguk setiap mencari jawaban. Bukankah kau tahu bahwa segala pertanyaan selalu bertolak pada pengalaman?

Aku hanya pergi sejenak, kemana musim mengikuti arah mata angin. Berjanjilah di hadapan waktu, kau akan menjaga diri, meski tanpa kupayungi derai rindumu. Sekecup ciuman di keningmu adalah kepulangan hati.

Ketahuilah bahwa ciuman itu kelak akan menjadi kota, sedangkan kita adalah pertemuan-pertemuan yang gemar mengunjunginya.

Di puisi ini, segala kebaikan cinta tercipta dalam ciuman, sampai keningmu berkerut mengeja surga.

SINGOSARI, 04 Juni 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x