Mohon tunggu...
Santoso MAHARGONO
Santoso MAHARGONO Mohon Tunggu... Pustakawan, Penggemar Puisi, Cerpen, Pentigraf, Jalan sehat, Lari-lari dan Gowes

Jika hendak kirim pesan, bisa kirim ke e-mail: santosoprb@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kami Tak Menuntut Apa pun

1 Mei 2021   12:00 Diperbarui: 1 Mei 2021   12:01 77 17 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kami Tak Menuntut Apa pun
Sumber: tribunnews.com

Kami hanya ingin menyeduh teh di kontrakan dekat pabrik teh. Kami tak menuntut apapun. Seperti daun teh yang ingin menghirup sejuknya udara.

Kami tak akan turun di jalan. Selain cuaca panas, banyak jalan berlubang. Jadi kami teruskan saja menjahit topi lagi. Supaya pabrik topi bisa ekspor ke manca negara. Kami tak menuntut apapun. Seperti topi yang dikenakan pejabat-pejabat yang meresmikan proyek. Datang, tekan tombol peresmian, lalu pulang.

Pagi ini, kami masih bangun pagi. Tetap bekerja di pabrik handuk. Nanti sore saat punggung basah oleh keringat, kami baru pulang. Mampir dulu di warung untuk beli ikan asin dan cabai yang harganya tidak boleh dituntut turun. Kami tak menuntut apapun. Makan juga dengan sambal pedas supaya terus berkeringat.

Siang ini, kami merakit mesin pengatur udara. Mesin ini diekspor oleh pabrik pengatur udara ke negeri bersalju, supaya penduduk disana merasa hangat di musim salju. Kami tak menuntut apapun. Seperti kipas angin yang terus berputar, yang penting ada udara di kamar kontrakan.

Jika senja tiba, kami pulang. Ganti teman-teman kami yang masuk malam hingga pagi. Mesin pabrik tak boleh berhenti. Kami tak menuntut apapun. Keletihan ini sudah diganti dengan lembaran uang. Seperti bank yang merindukan tabungan kami, lembaran uang itu sering tidak kerasan berada dalam lipatan baju kecut.

Malam akhirnya tiba. Secangkir kopi pahit menjadi kalender yang tak berangka. Kami cukup bahagia hidup berdampingan dengan pagar pabrik. Kami tak menuntut apapun. Siapa tahu anak-anak kami akan menjadi penjaga pabrik, atau cucu-cucu kami memakamkan buyutnya di belakang pabrik. 

Kami tak menuntut apapun, selain karena pandemi, tuntutan kami memang membosankan.

SINGOSARI 1 Mei 2021

May Day

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x