Mohon tunggu...
Santoso MAHARGONO
Santoso MAHARGONO Mohon Tunggu... Pustakawan, Penggemar Puisi, Cerpen, Pentigraf, Jalan sehat, Lari-lari dan Gowes

Jika hendak kirim pesan, bisa kirim ke e-mail: santosoprb@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Aku Ingin Menjadi Patung

30 Maret 2021   20:39 Diperbarui: 31 Maret 2021   08:51 54 12 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Aku Ingin Menjadi Patung
https://machmudjunus.files.wordpress.com/

Aku tidak akan melarang lalu-lalang kendaraan yang menciptakan asap untuk nafas kota. Semakin banyak orang merasa asing di kotanya sendiri. "Ini masih di kota kita bukan?" begitu hatiku sering bergumam.

Aku hanya ingin menjadi patung. Seperti monumen yang membelah jalan. Agar aku puas bergumam dan mendengar jawaban sunyi. Kau tak perlu lagi perhatikan aku, dan bagiku itu cukup.

Ketika sengketa mulai tumbuh, pemimpin bernegosiasi. Lalu kebohongan saling melempar kata. Mereka tak ubahnya burung-burung dalam sangkar, yang tak bisa terbang bebas tapi dipuji-puji kicaunnya.

Aku tak akan melaporkanmu tentang air hujan yang membanjiri jalanan. Ikan-ikan tenggelam di dasar keruh. Perkantoran serta perumahan tak lagi memikirkan kemana air mengalir. Mereka bisa mengobati haus kapan saja, dari sebotol demi sebotol harapan.

Aku ingin menjadi patung seraya memperhatikan kesibukan mereka bergantian menggali kuburnya sendiri. Begitulah aku menjadi patung di kota ini. Selain menjadi saksi, aku tak membutuhkan emosi lagi.

Kau tak perlu lagi perhatikan aku, kapan-kapan jika ada anggaran kau boleh mengecat emas seluruh tubuhku, sebagai penanda bahwa ini kota kita sendiri.

SINGOSARI, 30 Maret 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x