Mohon tunggu...
Santoso MAHARGONO
Santoso MAHARGONO Mohon Tunggu... Pustakawan, Penggemar Puisi, Penulis Cerpen dan Pelari

Jika hendak kirim pesan, bisa kirim ke e-mail: santosoprb@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sebagai Anak Perempuan

24 Oktober 2020   22:17 Diperbarui: 24 Oktober 2020   22:35 52 21 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sebagai Anak Perempuan
http://s1.favim.com

Sebagai anak perempuan, tiba-tiba ada boneka berjajar di kasur.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba ada sepeda mini di teras.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba baju merah muda menjadi kebanggaan.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba sabun di kamar mandi wangi sekali.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba kamarku dihias cantik penuh bunga.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba ada coklat, es krim, wafer, kembang gula.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba ada sepatu cantik Hello Kitty

Sebagai anak perempuan, tiba-tiba aku menjadi remaja yang dewasa.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba aku punya cermin berhias diri.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba aku hendak kuliah.
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba aku hendak wawancara kerja, dan
Sebagai anak perempuan, tiba-tiba aku hendak diboyong suami.

Sebagai anak perempuan, seluruh tiba-tiba itu menggumpal dalam langit.
Mungkin saat itu aku masih pulas, mendengar rintik hujan,
atau tiba-tiba terbangun dalam hening tapi tak mendapati orang itu.

Mengapa tiba-tiba aku ingin terus memegangi telapak tangannya?
Tiba-tiba aku ingin menjumputi derita dari keriputnya.
Aku ingin mengumpulkannya bersama detik usianya.

Ayah,
Saat pagi aku masih tertidur kau kemana?
Saat aku makan siang kau kemana?
Saat malam aku mengantuk kau kemana?
Saat kemarau panjang apa kau tak kehausan?
Saat hujan deras kau berteduh dimana?
Saat ada huru-hara apakah kau baik-baik saja?

Tiba-tiba aku ingin bersamamu ayah.
Meski tak segagah dulu.
Meski kupapah jalanmu.
Aku tak mampu membalas waktumu yang tersita untukku.

SINGOSARI, 24 Oktober 2020 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x