Mohon tunggu...
SANTOSO Mahargono
SANTOSO Mahargono Mohon Tunggu... Pustakawan, Penggemar Puisi, Cerpen, Pentigraf, Jalan sehat, Lari-lari dan Gowes

Jika hendak kirim pesan, bisa kirim ke e-mail: santosoprb@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Batik Motif Melati

3 Oktober 2020   13:21 Diperbarui: 3 Oktober 2020   13:34 67 30 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Batik Motif Melati
https://katalog.forsalesign.net

Tak ada perantau yang tak ingin pulang, bahkan saat semua orang tuanya telah berpulang. Paling tidak ia bisa memetik melati dan menaburkan di kuburan.

Tak ada perantau yang melupakan halamannya, bahkan saat halaman itu menjadi pertokoan modern. Paling tidak ia bisa memberi tanda dimana ia menanam melati bersama kawan-kawannya.

Tak ada perantau yang melupakan ibunya, bahkan ingin selalu dalam gendongan yang berbalut jarit batik bermotif melati. Paling tidak bisa mendapatkan ketentraman hidup dan nafas ibu yang sewangi melati.

Tapi masih ada kawan-kawan perantau yang terus melupakan kelahirannya. Di tempatnya berpijak kini ia bingkai kenangan yang membesarkan dirinya, seolah-olah lebih wangi ketimbang melati.

"Kalau kau bagaimana?" tanya kawan-kawanku.

Aku lebih memilih disini saja. Aku akan menyirami melati itu supaya saat mekar bisa kupetik. Kuserahkan melati itu pada ibu yang sedang melukis batik.

"Kalau batik motif melati ini selesai bisa kau buat bajumu saat merantau nanti" kata ibu.

"Tapi aku lebih senang disini bu" rengekku seperti bocah.

"Kau boleh merantau nak, tapi rawatlah budayamu seperti menyirami melati itu" 

Entah mengapa pipi kawan-kawanku basah, tapi mereka tak punya melati seperti diriku.


SINGOSARI, 3 Oktober 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x