Mohon tunggu...
Santoso MAHARGONO
Santoso MAHARGONO Mohon Tunggu... Pustakawan, Penggemar Puisi, Penulis Cerpen dan Pelari

Jika hendak kirim pesan, bisa kirim ke e-mail: santosoprb@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Petapa Kekinian

6 April 2020   19:00 Diperbarui: 6 April 2020   19:13 17 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Petapa Kekinian
www.radarbogor.id

Seorang mantan milyader ingin menjauhkan diri dengan hedonisme. Ia memilih menjadi petapa di bawah pohon besar dekat kuburan tua. "Ini dulu tempat keramat, cocok untuk bertapa" jelas mantan milyader. Mendengar itu orang-orang semakin mulas menahan tawa.

Tak terasa, orang-orang terbiasa melihat petapa baru di bawah pohon. Banyak yang beranggapan bahwa mantan milyader itu benar-benar menjadi seorang petapa. Apalagi wajahnya ditutupi kain putih, terlihat keramat.

Pada malam tahun baru, petapa itu mengabarkan akan mengakhiri pertapaannya esok pagi. Maka, berbondong-bondong orang-orang ingin menyaksikan akhir dari sebuah bertapa. Orang-orang penasaran seperti apa wajahnya sekarang.

Dibukalah kain putih, nampaklah wajahnya. "Loh itu kan orang yang sering pesan makanan ke kita?" seloroh beberapa pengemudi ojek online. "Huuuuuu" orang-orang koor bersamaan.


SINGOSARI, 6 April 2020

Sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia, "pertapa" ditulis dengan "petapa"

VIDEO PILIHAN