Mohon tunggu...
Rokhman
Rokhman Mohon Tunggu... Guru - Menulis, menulis, dan menulis

Guru SD di Negeri Atas Awan

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Praktik Wirausaha Dawet Ayu Banjarnegara

13 September 2022   13:22 Diperbarui: 13 September 2022   13:34 132 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi: Dokumentasi pribadi

Setelah sepekan anak-anak disibukkan dengan mengerjakan soal-soal penilaian tengah semester, hari ini tibalah saat yang ditunggu-tunggu yaitu praktik pelajaran muatan lokal.

Praktik pertama yang dilakukan adalah muatan lokal Dawet Ayu Banjarnegara. Pada praktik mulok kali ini anak-anak dikenalkan proses pembuatan, cara menyajikan, hingga bagaimana memasarkannya.

Pertama, praktik membuat dawet ayu. Untuk kegiatan ini langsung dipandu oleh narasumber Mas Untung. Penjual dawet yang biasa mangkal di pertigaan Wanayasa, Banjarnegara.

Kedua, praktik menyajikan dawet ayu. Pada kegiatan ini masing-masing kelompok berlomba-lomba menyajikan dawet ayu di meja yang sudah ditentukan sesuai undian.

Selanjutnya yang ketiga, anak-anak memasarkan dawet ayu. Masing-masing kelompok berusaha mempromosikan dawet ayu secara daring dan luring. Secara daring melalui media sosial. Secara luring langsung kepada para pembeli.

Ilustrasi: Dokpri
Ilustrasi: Dokpri
Praktik Kewirausahaan

Salah satu tujuan kegiatan praktik Mulok Dawet Ayu Banjarnegara adalah mengenalkan jiwa wirausaha pada anak. Seperti kegiatan yang dilakukan anak kelas 6 SD Negeri 1 Wanayasa kemarin (Senin, 12 September 2022).

Melalui kegiatan ini anak-anak bisa merasakan bagaimana rasanya menjual sebuah produk. Dalam hal ini masing-masing kelompok berlomba-lomba menawarkan dagangan kepada teman-teman dan adik kelasnya. Bahkan ada yang berani menawarkan kepada guru atau kepala sekolah.

Dari laporan yang saya terima untuk kelompok 1 mendapatkan uang Rp14.000, 00, kelompok 2 Rp15. 000,00, kelompok 3 Rp15. 000,00, kelompok 4 Rp30. 000,00, kelompok 5 Rp27. 000,00, dan kelompok 6 Rp15. 000,00

Bagi anak ini adalah kegiatan yang mengasyikkan. Kita ingat dulu ketika masih kanak-kanak mainan praktik jual beli adalah kegiatan yang menyenangkan. Ada yang berperan sebagai penjual ada yang berperan sebagai pembeli.

Begitulah kiira-kira di samping belajar berwirausaha anak-anak juga bernostalgia dengan masa kecilnya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan