Mohon tunggu...
Oman Salman
Oman Salman Mohon Tunggu... Guru SD. Surel: salmannewbaru@gmail.com

Sedang belajar memahami anak dan ibunya...

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Satria yang Sedang Belajar Taat dan Paul Joseph Zhang

19 April 2021   13:38 Diperbarui: 19 April 2021   14:20 109 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Satria yang Sedang Belajar Taat dan Paul Joseph Zhang
Sumber gambar: tribunnews.com

Satria baru saja menyelesaikan sembahyang asharnya yang terlambat. Ia baru melaksanakan shalat ashar sekitar satu jam setengah setelah azan ashar dikumandangkan di mesjid serta musholla di kampungnya.

Satria sengaja mengakhirkan shalat asharnya meskipun ia gelisah karenanya. Ia menunggu anaknya yang berusia 4 tahun 8 bulan agar mau dibujuk, diajak mandi sore bersamanya. Sebab jika belum mandi sore, anaknya seringkali tiba-tiba menghampirinya ketika ia sedang sembahyang.

Pernah suatu ketika di tengah shalatnya, di rakaat kedua, tiba-tiba anak lelakinya datang menghampirinya, memeluknya, dan lalu tidur tengkurap di sajadah yang sedang ia gunakan. Anaknya tidak menggunakan celana, dan baru saja ia pipis. Sayup-sayup terdengar oleh Satria dalam shalatnya suara anaknya yang teriak hendak buang air kecil.

Seketika Satria membatalkan shalatnya. Tidak hanya itu, ia pun harus mengganti sajadah serta pakaiannya yang tertempel sisa pipis anaknya yang mungkin masih ada dan menempel kepada pakaian dan sajadahnya.

Satria adalah seorang muslim yang taat dan mengetatkan dirinya, terutama dalam bab Fikih Ibadah, khususnya dalam hal Toharoh (kesucian dalam ibadah shalat). Misalnya, Satria selalu mengenakan sandal khusus untuk keluar kamar mandi selepas wudhu. Ia berhati-hati agar dampal kakinya tak menempel langsung ke lantai setelah wudhu karena ditakutkan di lantainya ada sisa-sisa kotoran yang dapat membatalkan wudhu-nya dan otomatis shalatnya tidak sah.

Maka hampir setiap sore ketika ia berada di rumah, ia ingin memastikan anaknya telah bersih dengan baju yang baru diambil dari lemari dan anaknya sudah mandi, sebelum ia melaksanakan shalat ashar. Sehingga jika anaknya tiba-tiba menghampirinya ketika ia sedang shalat, tubuh dan pakaian anaknya dalam keadaan bersih dan suci.

"Mas, kok gitu amat sih sampai harus menggunakan sandal tiap kali habis Wudhu." Suatu ketika istrinya pernah bertanya dengan nada protes, atau protes dengan nada bertanya.

Satria memang tipe orang yang ketat dalam bab Fikih. Tidak hanya dalam bab Toharoh dan Shalat, ia juga ketat dalam hal halal tidaknya sesuatu. Pernah suatu ketika ia meragukan uang yang ia terima. Ia ragu apakah ini ada unsur suapnya atau tidak. Akhirnya uang itu ia terima tapi lalu ia masukkan ke kotak amal masjid. 

Sebetulnya Satria sedang membutuhkan uang ketika itu, namun ia berpikir untuk apa mendapatkan uang yang tak jelas asal-usulnya. Ia tidak mau menafkahi anak istrinya dengan uang yang tidak jelas asal-usulnya, yang masih syubhat (meragukan), apalagi haram.

Meskipun Satria seorang yang ketat dalam hal Fikih, namun ia sangat membenci fanatisme Mazhab. Ia tidak suka ketika ada orang yang masih sibuk menyalahkan orang lain dan menganggap bahwa dirinya dan kelompoknya yang paling benar. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x