Mohon tunggu...
Okto Klau
Okto Klau Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penulis lepas

Menulis adalah mengabadikan pikiran

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Akan Tiba di Ukraina Selanjutnya Menuju Rusia, Ini 3 Misi Penting Presiden Jokowi

29 Juni 2022   11:10 Diperbarui: 30 Juni 2022   18:18 258
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: Kolase foto (thejournal.ie, BPMI Setpres (via presidenri.go.id)  dan cnn.com) 

Dari Jerman Presiden menggunakan pesawat menuju Polandia, kemudian melanjutkan ke Ukraina menggunakan Kereta Api.

Setelah bertemu Zelenski, Presiden pun akan melanjutkan perjalanan ke Rusia untuk bertemu Vladimir Putin.

Tentu saja misi perdamaian yang dibawa Kepala Negara kita, merupakan misi perdamaian dari seluruh dunia.

Kita mengharapkan perdamaian lekas tercipta antara kedua negara agar keadaan dunia tidak semakin terpuruk.

Apalagi dunia baru saja mulai pulih dari pandemi covid-19 yang begitu menyengsarakan dan mambatasi pergerakan orang dari negara ke negara, dari kota ke kota, bahkan dari kampung ke kampung.

Misi perdamaian ini sendiri mempunyai tujuan yang sangat strategis bagi bangsa Indonesia dalam tiga hal berikut.

Pertama, Indonesia akan menunjukkan kepada dunia bahwa netralitasnya bukanlah netralitas yang pasif. Negara kita tetap aktif untuk menciptakan perdamaian dunia. Dan ini bagus bagi langkah-langkah konkrit kita ke depan sebagai sebuah bangsa.

Dengan tindakan ini, Indonesia pun mau menunjukkan bahwa Indonesia tidak terkesan absen dan permisif atas konflik yang sedang terjadi antara Ukraina dan Rusia.

Kedua, dengan upaya perdamaian yang dilakukan dengan kunjungan ini Indonesia mau menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai isu kemanusiaan, serta memberikan kontribusi mengenai krisis pangan akibat perang.

Sebelumnya diketahui bahwa akibat perang ini, pasokan bahan pokok di negara-negara di dunia mengalami gangguan yang cukup signifikan. Akibatnya harga barang-barang semakin mahal serta menyebabkan inflasi meningkat tajam negara berkembang dan berpenghasilan rendah.

Konflik ini juga berdampak pada meningkatnya ancaman krisis pangan dan energi global, karena itu Indonesia juga penting untuk membawa misi tentang pangan dan energi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun