Mohon tunggu...
Fauji Yamin
Fauji Yamin Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Tak Hobi Nulis Berat-Berat

Institut Tinta Manuru (faujiyamin16@gmail.com)

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Demi Anak, Saya Berhenti Jadi Debt Collector

7 Agustus 2022   23:07 Diperbarui: 7 Agustus 2022   23:16 300 21 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

"Sama Anak di suru dagang saja tidak usah melakukan pekerjaan lain seperti sebelumnya, debt collector,"

Robby ,(38 tahun) sedang membereskan lapak ketika saya menemuinya. Sejak pertemuan pertama kali beberapa bulan lalu, kami seperti ditakdirkan berkenalan lebih intens.

"Habis bang," sambutnya

"Cepat sekali ya bang. Padahal saya sudah perhitungkan waktu agar tidak kehabisan," sanggahku.

" Ya, Allhamdullilah sampai siang sudah habis. Jadi kalau datang sore tidak bakalan kebagian," ujarnya.

"Sehari berapa potong di jual bang,"tanyaku penasaran lantaran beberapa hari ini ketika hendak membeli ayam geprek jualannya, selalu habis. Apalagi saya sering datang sore hari.

"Sehari 50 potong ayam saja," ungkapnya sembari menyuruhku duduk.  Kami mengobrol beberapa saat sebelum saya pamit pulang.

Malamnya ketika suntuk menyerang, saya memutuskan keluar dari kamar untuk ngopi di samping apartemen. 

Melihatku datang, Roby dengan cekatan menyajikan kopi hitam. Ia tanpa tanya langsung menyeduh kopi di warung yang juga sering ia jaga ketika pemiliknya keluar.

Rutinitas saya ketika keluar malam hari seperti sudah dipahaminya. Sudah beberapa kali saya ngopi di warung yang bersebelahan dengan apartemen di bilangan Cawang ini. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan