Mohon tunggu...
Fauji Yamin
Fauji Yamin Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Tak Hobi Nulis Berat-Berat

Institut Tinta Manuru (faujiyamin16@gmail.com)

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Sudah Saatnya Kekerasan Seksual Diseriusi

8 September 2021   02:08 Diperbarui: 8 September 2021   02:25 145 12 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sudah Saatnya Kekerasan Seksual Diseriusi
Sumber gambar: Kompas.com

Seminggu belakangan, kita disuguhkan berbagai informasi mengenai kekerasan seksual. Paling santer yang terjadi di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan bebasnya artis Saiful Jamil dari penjara.

Disambut bak pahlawan layaknya sehabis memenangkan peperangan besar yang kemudian diburu media pemburu rating. 

Dua kondisi yang sama-sama bertema kekerasan seksual dan sama-sama mendapat perhatian publik.

Apa yang terjadi di KPI menyiratkan bahwa kapan dan di manapun, kekerasan seksual selalu terjadi. Menariknya, pihak korban berani mengungkapkan kejadian tersebut. 

Beda halnya dengan kasus kekerasan seksual yang tidak muncul ke publik terutama terhadap anak dan perempuan. Di mana mayoritas kasus seperti ini tidak terungkap lantaran banyak melibatkan kolega terdekat. Yang Oleh Komnas Perempuan disebut sebagai fenomena gunung es

Sementara fenomena penyambutan Saiful Jamil; saya tak akan membahas sosoknya tetapi sikap apatisme para simpatisan atau yang hadir pada saat itu dalam "melegalkan " minsed bahwa kekerasan seksual adalah perkara biasa-biasa saja.

Apa yang dipertontonkan seakan mengabaikan fakta bahwa kekerasan seksual sebenarnya adalah kasus serius yang bertentangan norma, hukum bahkan agama.

Paradigma seperti ini dapat menimbulkan multiplayer effect yang dapat menciptakan tabiat baru di masyarakat dan mungkin saja dapat meningkatkan praktek kekerasan seksual. Ujung-ujungnya, korban adalah pihak yang paling dirugikan.

Sebab harus menanggung beban sosial hingga psikologi yang tidak stabil. Seringkali, mereka dijadikan aktor yang "tidak berharga" sama sekali.

Kekerasan seksual adalah kejahatan serius yang perlu mendapat perhatian berbagai pihak. n. Dan tidak menunggu "booming" terlebih dahulu. Ia harus dilawan dengan sinergitas semua golongan; lembaga, akademisi, pendidikan, LSM, aktivis hingga lingkungan keluarga.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...
Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan