Mohon tunggu...
Lambertus Ga
Lambertus Ga Mohon Tunggu... Arsip Pribadi

Hidup adalah anugerah

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Apa Manfaatnya untuk Berdebat?

25 Agustus 2019   00:05 Diperbarui: 25 Agustus 2019   00:08 0 1 0 Mohon Tunggu...

Beberapa hari ini saya mencoba menelusuri beberapa media seperti, Facebook, WA, Youtube, saya merasa aneh dengan beberapa orang yang mulai menggulirkan beberapa pernyataan yang menurut saya tidak perlu di ungkapkan oleh seorang publik figur yang sebenar menjadi panutan, orang yang disegani dan di hormati.

Semuanya ini berawal dari beredarnya Video ceramah tertutup Ustad Abdul Somad dan bahkan menjadi viral dan bahkan ada beberapa ormas yang melaporkan beliau ke pihak berwajib akan isi video tersebut. Namun saya bukan untuk membahas dan menanggapi mengenai video tersebut karena memang saya tidak punya kapasitas untuk itu.

Hanya saja saya merasa heran, bingung dan bertanya - tanya...... Ada apa dengan mereka - mereka yang dengan terang terangan mulai menyerang kelompok - kelompok tertentu dengan kata - kata yang seharusnya tidak perlu di ungkap di depan publik, bahkan mulai buka - bukaan untuk saling menuduh ini dan itu dan lebih parahnya lagi mereka beramai - ramai memposting vieo - video yang saling menantang untuk berdebat demi sebuah kebenaran menurut masing - masing pribadi............

Dengan begitu saya bertanya - tanya dalam hati akan hal ini "Apa Manfaatnya untuk Berdebat...?"

Kenapa saya bertanya demikian, karena kalau berdebat tentang nilai - nilai ajaran Agama maka tidak akan mencapai satu titik temu dan mungkin bahkan dari hasil debat itu akan semakin memperkeruh suasana dalam berbangsa dan bernegara.

Sebab dalam sebuah debatan biasanya akan ada yang pro dan kontra akan apa yang disampaikan, jadi alangkah lebih baik dan bijaksananya semua pemuka Agama, Tokoh Masyarakat yang ada, agar dapat menghimbau kepada umatnya untuk saling hidup berdampingan. Karena memang kita sebagai anak Bangsa seharusnya begitu.

Mengapa saya mengatakan seperti itu, karena hidup dan kehidupan kita masih rahasia dan ajaran - ajaran itu sebagai landasan hidup kita untuk berpijak dalam mengisi hari - hari hidup ini. 

Jadi saudara - saudaraku kalau kita mau berdebat tentang sebuah keyakinan, maka saya pastikan tidak akan mencapai titik temunya. Dan mungkin saja dengan berdebat itu menurut saya bahwa kita sendiri tanpa kita sadari bahwa kita sedang memasang bom waktu.

Dan menurut hemat saya marilah kita kembali pada nilai - nilai berkebangsaan bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan Undang - undang Dasar 1945. Karena disinilah kalau kita menggali dan memaknainya Kata demi kata yang tercantum didalamnya, maka kita akan memahami yang namanya hidup bertoleransi antara sesama anak Bangsa yang di bingkai dalam satu kebhinekaan..... Semoga......